Berita

Jenderal Alexander Dvoornikov/Net

Dunia

Dikenal Sebagai "Penjagal Suriah", Jenderal Alexander Dvornikov Ditunjuk Jadi Pemimpin Invasi Rusia di Ukraina

MINGGU, 10 APRIL 2022 | 11:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah kehilangan banyak prajuritnya, Rusia dilaporkan telah mengubah taktik operasi militernya di Ukraina, dengan menarik pasukan dari Kyiv dan Chernihiv, kemudian berkumpul di timur.

Namun di samping itu, Moskow juga telah menunjuk pemimpin baru. Ia adalah Jenderal Alexander Dvoornikov, yang akan menjadi pucuk komando militer Rusia di Ukraina.

Diungkap oleh pejabat senior Barat, The New York Times melaporkan, Dvornikov telah didaulat untuk mengawasi pasukan Rusia yang tidak terkoordinasi dengan baik yang telah mengalami perlawanan luar biasa dari pasukan Ukraina.


Sejak meluncurkan invasi militer ke Ukraina pada 24 Februari lalu, Rusia tidak memiliki pemimpin pusat di media perang. Untuk itu, Dvornikov saat ini memiliki tugas untuk menyatukan pasukan Rusia.

"Komandan itu memiliki banyak pengalaman operasi operasi Rusia di Suriah. Jadi kami memperkirakan komando dan kontrol secara keseluruhan meningkat," kata pejabat tersebut.

Dvornikov memiliki catatan panjang di dunia militer. Ia dikenal sebagai "Penjagal Suriah", dan menjadi salah satu jenderal favorit Presiden Vladimir Putin.

Dia bahkan telah dianugerahi gelar Pahlawan Federasi Rusia oleh Kremlin.

Dvornikov menjadi terkenal pada tahun 2015 karena memerintahkan pemboman Aleppo yang menewaskan ribuan orang termasuk 200 anak-anak. Dia juga membantu mengembangkan strategi Rusia untuk menargetkan infrastruktur sipil seperti toko roti dan rumah sakit.

Sebuah lembaga think tank berbasis di Washington, Institute for the Study of War, mencatat militer Rusia di Suriah di bawah komando Dvornikov melakukan demoralisasi dan inefisiensi komando meresap di Tentara Arab Suriah selama konflik.

Berita penunjukan Dvornikov muncul saat Rusia meluncurkan serangan ke stasiun kereta api yang ramai di Ukraina timur, di mana puluhan orang tewas saat ribuan orang menunggu untuk dievakuasi.

Jaringan Revolusi Suriah, sebuah kelompok yang menentang pemerintah Presiden Bashar Al Assad yang didukung Rusia, mengutuk Rusia atas penunjukan Dvornikov di Ukraina karena taktik "genosida" sang jenderal.

"Setelah gagal di Ukraina sejauh ini, kecuali melakukan kejahatan perang, Putin telah menunjuk komandan baru Distrik Militer Selatan, Jenderal Alexander Dvornikov, dengan pengalaman luas dalam melakukan kejahatan genosida keji terhadap warga sipil yang tak berdaya di Suriah," cuit kelompok itu di Twitter.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya