Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Presiden Iran Ebrahim Raisi di Kyiv/Net

Dunia

Tiba-tiba Kunjungi Kyiv, Boris Johnson Janji Beri Lebih Banyak Bantuan Militer dan Ekonomi ke Ukraina

MINGGU, 10 APRIL 2022 | 06:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menunjukkan dukungan untuk Ukraina dengan melakukan kunjungan tiba-tiba ke Kyiv dan bertemu Presiden Volodymyr Zelensky.

Kunjungan Johnson dilakukan pada Sabtu (9/4), tanpa pengumuman sebelumnya.

Kehadiran PM Inggris itu pertama kali dipublikasikan oleh Kedutaan Besar Ukraina di London dengan mengunggah foto Johnson dan Zelensky tengah berbincang, dengan keterangan "Kejutan" di Twitter.


Setelahnya, Johnson membuat cuitan bahwa kunjungannya merupakan bukti dukungan tak tergoyahkan dari Inggris untuk rakyat Ukraina yang sedang berjuang melawan "kampanye biadab Rusia".

“Karena kepemimpinan tegas Presiden Zelensky dan kepahlawanan yang tak terkalahkan serta keberanian rakyat Ukraina, tujuan mengerikan (Presiden Rusia Vladimir) Putin digagalkan,” ujar Johnson dalam pernyataannya.

Mengutip The Epoch Times, selama pertemuan dengan Zelensky, Johnson berjanji untuk mengirim lebih banyak bantuan militer dan ekonomi ke Ukraina.

Bantuan tersebut mencakup 120 kendaraan lapis baja, sistem rudal anti-kapal baru, dan tambahan 500 juta dolar AS dalam pinjaman Bank Dunia.

Sehari sebelumnya, pemerintah Inggris juga berjanji memberikan paket bantuan senilai 130 juta dolar AS untuk Ukraina. Itu termasuk lebih dari 800 rudal anti-tank NLAW, sistem anti-tank Javelin, sistem pertahanan udara Starstreak, hingga helm balistik, pelindung tubuh, dan kacamata penglihatan malam.

Kunjungan Johnson terjadi sehari setelah Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen berada di ibukota Ukraina, dan mengunjungi kota Bucha, di mana warga sipil dilaporkan dibunuh oleh pasukan pendudukan Rusia.

Bulan lalu, perdana menteri Polandia, Republik Ceko, dan Slovenia mengunjungi Kyiv untuk menunjukkan dukungan bagi Ukraina.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya