Berita

Wakil Duta Besar Taliban untuk Rusia, Jamal Garwal selama penyerahan Kedutaan Besar Afghanistan di Moskow kepada Taliban, Sabtu (9/4)/Repro

Dunia

Unjuk Gigi, Taliban Ambil Alih Kedubes Afghanistan di Moskow

MINGGU, 10 APRIL 2022 | 00:40 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Taliban mengklaim telah mengambil alih operasi Kedutaan Besar Afghanistan di Moskow. Langkah Rusia itu dinilai sebagai pencapaian besar bagi Taliban untuk mendapatkan pengakuan internasional.

Klaim ini disampaikan oleh jurubicara Kementerian Luar Negeri Taliban, Abdul Qahar Balkhi lewat cuitannya di Twitter pada Sabtu malam (9/4).

“Hari ini, Kedutaan Besar Afghanistan di Moskow diserahkan kepada diplomat yang ditunjuk IEA (Imarah Islam Afghanisan),” cuit Balkhi.


Pengumuman tersebut muncul setelah Rusia pada Jumat (8/4) mengatakan telah memberikan akreditasi untuk pertama kalinya kepada diplomat Afghanistan yang ditunjuk Taliban.

“Kementerian Luar Negeri IEA mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Federasi Rusia karena telah mengakreditasi diplomat kami dan memfasilitasi peran Kedutaan Besar Afghanistan dalam memastikan hubungan bilateral dan memberikan layanan tepat waktu kepada warganya di Rusia,” terang Balkhi.

Balkhi mengatakan, sebagai pemerintah Afghanistan yang sah, Taliban berhak mengelola misi politik Afghanistan di luar negeri dan terlibat dengan dunia internasional.

Sementara itu, selama pengambilalihan kedutaan, diplomat Taliban yang baru diakui oleh Rusia, Jamal Garwal memegang bendera Imarah Islam Afghanistan dan menaruhnya di dalam ruangan utama misi diplomatik tersebut.

Meski begitu, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, menerima diplomat yang dicalonkan oleh Taliban tidak sama dengan pengakuan pemerintahan Taliban.

"Terlalu dini untuk berbicara tentang pengakuan pemerintah Taliban di Afghanistan," ujar jurubicara Kemenlu Rusia, Maria Zakharova, dikutip dari Menafn.

Garwal sendiri akan mengambil alih sebagai charge d’affairs Afghanistan Taliban di Moskow.

Setelah mengambil alih kekuasaan di Afghanistan pada Agustus tahun lalu, Taliban telah memecat Duta Besar Afghanistan, Said Tayeb Jawad, yang telah ditunjuk oleh pemerintahan sebelumnya.

Selain Rusia, Uzbekistan, Pakistan, Turkmenistan, dan China juga telah mengakreditasi diplomat yang ditunjuk oleh Taliban.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya