Berita

Ketua Dewan Pertmibangan Presiden (Wantimpres), Wiranto/RMOL

Politik

Rocky Gerung: Kalau Wiranto Sudah Turun Gunung Tanda Rezim Jokowi Cemas Luar Biasa

SABTU, 09 APRIL 2022 | 22:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Turun tangannya Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Wiranto menyikapi rencana aksi mahasiswa 11 April 2022 menuai spekulasi.  

Bagaimana tidak, mantan Panglima ABRI era Orde Baru Soeharto itu dinilai sebagai figur yang selalu hadir saat situasi negara sedang genting. Wiranto, sebagaimana tercatat dalam sejarah memiliki andil dalam upaya-upaya meredam gelombang aksi saat Soeharto berkuasa.

"Jadi kalau Pak Wiranto ngumpulin mahasiswa itu ya bisa kita tahulah reputasi Pak Wiranto dari zaman awal yang dianggap sebagai orang selalu paham cara untuk bukan memecahbelah sebetulnya, membuat kaum counter issue. Itu kan Pak Wiranto punya keahlian itu," kata Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung dalam wawancara ekslusif di Kanal Youtube Rocky Gerung Official bertajuk "Mahasiswa Bergerak! Istana Cari Kambing Hitam" yang diposting beberapa jam lalu, Sabtu (9/4).


"Termasuk dulu tiba-tiba ada Pam Swakarsa berhadapan dengan mahasiswa, mahasiswa bingung dari mana ini. Jadi, reputasi Pak Wiranto pada waktu 1998 dicatat oleh sejarah," imbuh dia.

Namun demikian, Rocky Gerung menyatakan bahwa Wiranto sebetulnya berhak untuk melakukan counter issue untuk mengamankan Pemerintah yang sedang berkuasa. Sebab, dia adalah perangkat presiden.

"Yang jadi mengejutkan adalah akhirnya Wiranto turun tangan, kan selama ini yang ngoceh-ngoceh kan yaa. Begitu sampai ke Pak Moeldoko enggak berhasil juga membujuk mahasiswa, akhirnya Wiranto," tuturnya.

"Nah kalau Wiranto turun tangan itu artinya ada kecemasan luar biasa itu. Dipanggil lagi jagoannya akhirnya datang gitu," sambungnya.

Tetapi, kata Rocky Gerung, zaman sudah berubah dan Wiranto seharusnya memahami hal itu. Bahwa apabila mahasiswa dipanggil untuk menghadap Wiranto dalam hal ini kelompok mahasiswa yang menamakan diri BEM Nusantara dan mengklaim akan mengurungkan aksi, itu pun diyakini belum final alias masih bisa membelot dari Wiranto.

"BEM Nusantara yang memang seringkali kita tahu dibiayai oleh kekuasaan," cetusnya.

Pasalnya, masih kata Rocky Gerung, BEM Nusantara ini juga tidak berani menunjukkan "wajahnya" di hadapan publik.

"Begitu muncul di TV pulang ke rumah, ya dijewer sama emaknya tuh. Emak-emak bilang ngapain lu ada di Istana, teman-teman gua ada di jalan. Jadi, enggak bisa itu," sindir Rocky.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya