Berita

Kapal Evergreen/Net

Dunia

CSIS Menduga Ada Pendanaan Evergreen Taiwan pada Angkatan Laut China Lewat Pesanan Kapal Logistik

JUMAT, 08 APRIL 2022 | 23:34 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Lembaga think tank Amerika Serikat Center for Strategic and International Studies (CSIS) yang berbasis di Washington mengatakan Taiwan telah membantu mendanai pembangunan Angkatan Laut China dengan pesanan kapal dari Evergreen Marine Corp Taiwan ke galangan China.

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada Kamis (7/4), CSIS mengatakan kontrak perusahaan Evergreen dengan China State Shipbuilding Corp (CSSC) telah mendanai aset Angkatan Laut China.

CSSC adalah produsen utama kapal perang untuk Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dan dilaporkan sedang membangun kapal induk ketiganya, kata CSIS.


Evergreen telah membeli setidaknya 44 kapal dari China sejak 2018 dan semuanya dipesan dari galangan kapal yang memproduksi kapal angkatan laut China, hanya dua kapal yang tidak.

CSIS mengingatkan, membeli begitu banyak kapal dagang dari China merupakan masalah keamanan yang nyata bagi Taiwan.

“Memfasilitasi pembagian sumber daya yang lebih baik antara usaha militer dan sipil adalah elemen penting dari strategi militer-sipil China. Modal asing (dari Evergreen) juga dapat membantu mengimbangi biaya penelitian dan pengembangan militer China,” kata CSIS, dimuat oleh Taiwan News.

CSIS juga menyebutkan, para pekerja yang dilatih untuk membangun kapal komersial di China dapat ditransfer untuk bekerja di pembuatan kapal perang PLA.

Lembaga think tank itu mengatakan negara-negara lain menghadapi tantangan yang sama, menunjukkan bahwa raksasa pelayaran Prancis CMA CGM telah menempatkan setidaknya 46 pesanan dengan galangan kapal China sejak 2017.

Ada juga Mediterranean Shipping Company milik Swiss memesan tiga kapal kontainer dari Dalian pada Maret 2021 dan enam lagi pada Januari. 2022.

Selain itu dari Jepang ada Kawasaki Kisen Kaisha dan Mitsui OSK Lines yang telah memesan 13 kapal tangki gas alam cair (LNG) dari China sejak 2019.

CSIS menambahkan bahwa 11 kapal LNG itu dibangun di Hudong-Zhonghua, tempat China membangun tiga dermaga helikopter pendarat Tipe 075 pertama.

Untuk memerangi ketergantungan yang berlebihan pada galangan kapal China, lembaga think tank tersebut merekomendasikan Washington menemukan cara untuk menghalangi perusahaan asing dari China dan mengarahkan mereka ke alternatif Korea Selatan dan Jepang.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya