Berita

Pengungsi Ukraina/Net

Dunia

Serangan Udara Rusia Tewaskan 30 Orang Saat Berusaha Mengungsi

JUMAT, 08 APRIL 2022 | 17:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lebih dari 30 orang meninggal dan lebih dari 100 lainnya terluka ketika roket Rusia menghantam stasiun kereta api di Ukraina bagian timur pada Jumat (8/4).

Menurut perusahaan kereta api milik negara, Kereta Api Ukraina, serdangan terjadi ketika warga sipil berusaha mengungsi ke wilayah yang lebih aman lantaran pasukan Rusia telah berkumpul di timur.

"Dua roket menghantam stasiun kereta Kramatorsk," kata Kereta Api Ukraina dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters.


Sejauh ini, informasi terkait serangan dan korban belum dapat diverifikasi. Sementara Rusia belum memberikan komentar.

Setelah menarik pasukannya wilayah utara, khususnya Kyic dan Chernihiv, Rusia telah berkumpul kembali di Donbas untuk meluncurkan serangan baru.

Otoritas lokal di beberapa daerah telah mendesak warga sipil untuk pergi selama masih memungkinkan dan relatif aman untuk melakukannya.

Pada Kamis (7/4), tiga kereta yang membawa pengungsi diblokir setelah Rusia meluncurkan serangan udara di rute tersebut.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya