Berita

Ilustrasi/AP

Dunia

Rusia Akui Kehilangan Banyak Pasukan Selama Operasi di Ukraina

JUMAT, 08 APRIL 2022 | 09:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia mengakui telah kehilangan pasukannya secara signifikan di Ukraina, dan menyebut hal itu sebagai "tragedi besar" yang dihadapi Moskow.

Pengakuan tersebut disampaikan oleh jurubicara Presiden Vladimir Putin, Dmitry Peskov dalam sebuah wawancaranya dengan Sky News pada Kamis (7/4).

Hingga saat ini, Rusia belum memberikan banyak pembaruan mengenai korban pasukannya. Tetapi angka sebelumnya yang dilaporkan oleh Moskow lebih rendah dari perkiraan dari Ukraina dan NATO.


Dalam kesempatan tersebut, Peskov mengklaim Rusia memiliki niat baik untuk menarik diri dari wilayah Chernihiv dan Kyiv di Ukraina.

“Itu adalah tindakan niat baik untuk mengangkat ketegangan dari wilayah tersebut dan menunjukkan bahwa Rusia benar-benar siap untuk menciptakan kondisi yang nyaman untuk melanjutkan negosiasi," ujarnya.

Peskov juga membantah tuduhan kekejaman Rusia di Bucha, di mana ratusan mayat ditemukan setelah Moskow menarik pasukannya.

“Kami menyangkal militer Rusia memiliki keterkaitan dengan kekejaman ini dan mayat-mayat diperlihatkan di jalan-jalan Bucha,” kata Peskov.

Peskov juga menegaskan Rusia memiliki alasan yang sangat serius untuk dipercaya bahwa pemboman sebuah rumah sakit bersalin di Mariupol adalah palsu.

Rusia meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai "Operasi Militer Khusus" terhadap Ukraina sejak 24 Februari. Ini membuat lebih dari 4 juta orang meninggalkan Ukraina dan ribuan menjadi korban jiwa.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya