Berita

Asisten Wakil Menteri Perdagangan AS untuk Pasar Global Asia, Pamela Phan/Net

Dunia

Konsep IPEF AS di Indo-Pasifik, Fokus Energi Bersih dan Proyek Infrastruktur

KAMIS, 07 APRIL 2022 | 16:05 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Pemerintahan Amerika Serikat memperbarui upaya dengan negara-negara Asia Tenggara untuk memajukan strategi Indo-Pasifik baru yang disebut dengan Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik (IPEF), di tengah kritik bahwa rencana tersebut tidak hanya berfokus pada perdagangan.

Asisten Wakil Menteri Perdagangan AS untuk Pasar Global Asia, Pamela Phan membahas tujuan tersebut pada Rabu (6/4). Kata dia, pemerintah ingin mengadakan pertemuan puncak dengan para pemimpin ASEAN dalam beberapa bulan ke depan.

Phan menjelaskan pertemuan itu adalah bagian kunci untuk memajukan IPEF. Pertemuan itu seharusnya berlangsung di Washington minggu lalu, tetapi Gedung Putih menundanya tanpa batas waktu.


Energi bersih dan rantai pasokan serta aliansi yang lebih kuat merupakan inti dari IPEF, yang dikatakan bertujuan untuk mempertahankan perdagangan bebas dan terbuka di Indo-Pasifik sambil meningkatkan standar lingkungan, metaverse, dan tenaga kerja di kawasan itu.

“Ini bukan perjanjian perdagangan bebas (FTA) tradisional Anda,” kata Phan, dikutip dari South Morning China Post, Kamis (7/4).

“Pertama dan terpenting, dengan Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik, kami melihat percakapan tentang infrastruktur, dekarbonisasi, dan energi bersih sebagai area fokus utama. Semakin inklusif kita dengan IPEF, semakin banyak negara di kawasan ini yang dapat kita libatkan dalam kerangka ini,” tambah Phan.

Phan menjelaskan, AS juga berharap untuk menandatangani nota kerja sama dengan Malaysia tentang ketahanan rantai pasokan ketika menteri perdagangannya mengunjungi Washington pada Mei nanti.

Pada bulan Juni, AS di bawah Menteri Perdagangan untuk perdagangan internasional, akan menjalani misi IPEF ini ke Indonesia, Vietnam dan mungkin Filipina.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Junta dan Kelompok Etnis Myanmar

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07

Status Tersangka Febrie Adriansyah Sempat Diralat, Yusril Harap Kejagung On The Track

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05

Kemlu Pastikan Penutupan Bandara di Arab Saudi Tak Berdampak pada Jemaah Umrah Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:45

Pemerintah Siapkan Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun untuk Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:43

Menko PM Dorong USG Jadi Pusat Lahirnya SDM Unggul Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Imparsial Desak Perpres Nomor 66/2025 Dicabut

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Mendagri Pilih Bungkam soal Fenomena Sekolah Sepi Murid

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:22

Lionel Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14

Selengkapnya