Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Masih Beroperasi di Rusia, TotalEnergies Didesak untuk Dicoret dari Daftar Sponsor Piala Dunia Rugbi 2023

KAMIS, 07 APRIL 2022 | 08:45 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Organisasi pemerhati lingkungan internasional, Greenpeace, mendesak penyelenggara Piala Dunia Rugbi 2023 untuk mencabut TotalEnergies dari daftar sponsor resminya. Sebab, TotalEnergies sampai sekarang tidak menghentikan operasinya di Rusia setelah invasi Moskow ke Ukraina.

"TotalEnergies mensponsori Piala Dunia Rugbi 2023 sudah merupakan penyimpangan nyata, mengingat keadaan darurat iklim, itu semakin menyimpang karena perusahaan minyak dan gas itu mempertahankan kegiatannya di Rusia, mengambil risiko untuk berpartisipasi dalam pembiayaan perang Vladimir Putin," ujar perwakilan Greenpeace kepada Manajer Umum Piala Dunia Rugbi 2023, Claude Atcher, di Prancis, dikutip dari Reuters Rabu (6/4).

Merespons desakan Greenpeace, TotalEnergies menjelaskan kepada komite Piala Dunia Rugbi bahwa mereka serius dalam menjadi sponsor turnamen yang akan digelar di Perancis itu. Pihak TotalEnergies pun menyatakan berkomitmen dalam melestarikan alam, dan menolak tuduhan Greenpeace tersebut.


"Dalam memilih TotalEnergies sebagai sponsor resmi Piala Dunia Rugbi 2023 di Prancis, komite organisasi memercayai mitra bersejarah rugbi Prancis. Kami bekerja untuk mewujudkannya. Acara ini akan ramah lingkungan melalui rencana mobilitas de-karbonasi dan pasokan energi hijau," ujar pernyataan TotalEnergies.

TotalEnergies, perusahaan migas asal Perancis yang memiliki saham di beberapa proyek Rusia, mendapat kecaman setelah menyatakan tidak bergabung dengan  Shell dan BP dalam perencanaan divestasi aset minyak dan gas di Rusia.

Pada Februari, Piala Dunia Rugbi menangguhkan Rusia dan Belarus dari semua aktivitas rugbi internasional dan klub serta menangguhkan Federasi Rugbi Rusia dari keanggotaan World Rugby.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya