Berita

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson/Net

Dunia

Boris Johnson Cap Putin sebagai Aktor Genosida Atas Insiden Bucha

RABU, 06 APRIL 2022 | 21:09 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Di tengah negara dunia yang mengecam Rusia atas peristiwa Bucha di Ukraina, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson telah mengecap Insiden Bucha di Ukraina sebagai aksi genosida oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin.

“Pemandangan mayat terikat yang ditembak dari jarak dekat di jalan-jalan Ukraina di Bucha tidak terlihat jauh dari genosida," ujar Boris Johnson, dikutip dari Reuters, Rabu (6/4).

Selain kecaman, penampakan mayat yang berserakan di Bucha itu telah memicu janji sanksi lebih lanjut terhadap Rusia dari Barat.


“Ketika Anda melihat apa yang terjadi di Bucha, ini jelas dari apa yang telah dilakukan Presiden Rusia Vladimir Putin di Ukraina. Bagi saya, ini tidak jauh berbeda dengan genosida. Tidak heran jika orang-orang meresponsnya dengan cara yang berbeda-beda," tambah Boris.

"Dan saya tidak ragu bahwa komunitas internasional, terutama Inggris berada yang berada barisan depan akan bergerak lagi untuk menjatuhkan lebih banyak sanksi dan lebih banyak hukuman pada rezim Vladimir Putin," lanjutnya.

Menteri Kesehatan Inggris, Sajid Javid mengatakan sebelumnya di hari yang sama, bahwa dunia harus bertindak untuk menghentikan pembunuhan massal di Ukraina.

Sajid membandingkan insiden itu dengan laporan pembunuhan warga sipil oleh pasukan Rusia dengan genosida 1995 di Bosnia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya