Berita

Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing/Net

Politik

Hanya jadi Beban, Jokowi Harus Copot Menteri yang Manuver Tunda Pemilu 2024

RABU, 06 APRIL 2022 | 14:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo didesak untuk mencopot para pembantunya di Kabinet Indonesia Maju yang masih menyuarakan penundaan Pemilu 2024 dan penambahan masa jabatan presiden.

Sebab, itu akan menjadi beban politik bagi pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin yang masih harus memimpin Indonesia selama 2 tahun ke depan hingga tahun 2024.

Begitu disampaikan Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Rabu (6/4).


"Copot menteri yang wacanakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Karena itu menjadi beban politik rezim Jokowi," tegas Emrus.

Emrus menilai, jika ditinjau dari komunikasi politik pun wacana penundaan Pemilu 2024 dan penambahan masa jabatan presiden harus segera disudahi, karena itu akan kontraproduktif terhadap jalannya pemerintahan itu sendiri.  

"Presiden atau setidaknya Mensesneg menyampaikan di ruang publik dengan tegas bahwa presiden taat konstitusi. Jabatan presiden cukup dua periode. Serta pemilu berlangsung sesuai jadwal, 14 Februari 2024," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya