Berita

Dutabesar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin orasi di atas mobil komando mahasiswa/RMOL

Politik

Dubes Ukraina Orasi di Atas Mobil Komando Mahasiswa, Teriak Merdeka atau Mati!

RABU, 06 APRIL 2022 | 13:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dukungan moral dari Aliansi Mahasiswa Masyarakat Indonesia Cinta Damai (AMMICD) kepada Ukraina disambut hangat oleh Dutabesar Vasyl Hamianin.

Dubes Vasyl bahkan mendatangi aliansi mahasiswa yang menggelar aksi solidaritas untuk Ukraina, di depan Kedutaan Besar Ukraina, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu siang (6/4).

Tak sampai di situ, ia juga naik ke atas mobil komando dan berorasi. Dalam orasinya, Vasyl menegaskan sikap rakyat Ukraina akan tetap mempertahankan kemerdekaan meski diinvasi terus-menerus oleh tentara Rusia.


"Kau menyuruh kami mengangkat tangan datang kepadamu? Kau menyuruh kami menyerahkan senjata-senjata kepadamu? Walaupun kami tahu sekali lagi kau akan mengancam kita, menggempur kita dengan kekuatan yang ada, inilah jawaban kita," tegas Vasyl.

"Selama rakyat Ukraina masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain biru kuning (bendera Ukraina) menjadi merah dan hitam, maka selama itu kita tidak akan menyerah kepada siapa pun juga!" imbuhnya menegaskan.

Tidak hanya itu, Vasyl Hamianin juga menguatkan seluruh rakyat Ukraina untuk tetap bertahan dan terus mengupayakan kemerdekaan, meskipun harus hancur lebur.

Menurutnya, Tuhan Allah SWT akan selalu bersama rakyat Ukraina yang kini tengah ditindas oleh tentara Rusia.

"Semboyan kita tetap merdeka atau mati! Dan kita yakin saudara-saudara, pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh kepada kita!" tegas Vasyl Hamianin dengan nada menggebu-gebu.   

Dalam aksinya, masa turut membentangkan spanduk bertuliskan "Sat No For Nuclear Threats" lalu ada juga "Stop War, Peace and Love" dan lainnya.

Spanduk itu berisi dukungan moral terhadap Rakyat Ukraina yang hingga kini masih terus diinvasi oleh tentara Rusia. 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya