Berita

Ilustrasi minyak goreng/Net

Politik

Komisi VII Berharap Satgas Minyak Goreng Bisa Jamin Kesediaan dan Penyaluran

RABU, 06 APRIL 2022 | 09:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membentuk satuan tugas gabungan bersama Polri untuk melakukan pengawasan dan pemantauan dari hulu ke hilir pendistribusian minyak goreng disambut baik Komisi VII DPR RI.


Dengan adanya pengawasan ketat oleh Kemenperin dan Polri tersebut, diharapkan minyak goreng khususnya jenis curah, dapat terjamin kesediaannya, lancar, dan tepat penyalurannya.

"Tentu dukung ya,” ujar anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin kepada wartawan, Rabu (6/4).


Menurutnya, kebijakan ini penting untuk menjaga agar tidak terjadi penyelewengan dalam distribusinya, sehingga kebutuhan akan minyak goreng curah untuk masyarakat bisa terpenuhi dengan cepat dan tepat.

Termasuk, harga penjualannya bisa sesuai dengan kebijakan harga eceran tetap (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah.

Namun begitu, politikus Partai Golkar ini berharap pengawasan disertai dengan Standar Operasional (SOP) yang jelas. Jangan sampai, adanya Satgas Minyak Goreng tersebut justru tidak berjalan efektif.

"Dan menimbulkan distribusi yang tidak lancar dan lambat," tandasnya.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Polri akan membentuk satgas dalam upaya pengawasan produksi dan distribusi program minyak goreng sawit (MGS) curah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000.

Jika ditemukan pelanggaran dalam prosesnya, kedua pihak akan menindak tegas.

“Kami ingin program ini ada progresnya sesuai yang diharapkan oleh Presiden. Untuk itu, kami melakukan rapat pembahasan dan evaluasi ini agar bisa segera diakselerasi,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin lalu (4/4).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya