Berita

Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani/Net

Politik

Ahmad Muzani Ingin Produksi Alkes SMK 1 Muhammadiyah Masuk Pasar dalam Negeri

RABU, 06 APRIL 2022 | 04:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan MPR RI mengapresiasi produksi mandiri alat kesehatan (alkes) yang dibuat oleh murid-murid SMK 1 Muhammadiyah Sukoharjo.

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani dibuat takjub dengan salah satu produk unggulan putera-puteri SMK 1 Muhammadiyah Sukoharjo seperti produk tempat tidur elektronik bagi pasien di rumah sakit.

Pasalnya, satu paket alkes berupa tempat tidur pasien elektronik hanya dibandrol Rp 20 juta. Harga itu dinilai lebih murah dibandingkan produk-produk alkes buatan luar negeri.


Terlebih, tercatat sudah 55 rumah sakit Muhammadiyah se-Jawa Tengah menggunakan produk alkes yang dibuat oleh siswa SMK 1 Muhammadiyah Sukoharjo.

"Ini merupakan suatu kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Keterampilan seperti ini adalah aset bangsa yang harus dipersiapkan untuk kemajuan negara kita," kata Muzani dalam keterangannya, Selasa (6/4).

Menurut Muzani, keterampilan seperti ini harus dijaga. Caranya dengan memperbaiki kualitas produksi alkes yang dilakukan oleh anak-anak SMK 1 Sukoharjo.

Dengan begitu, kata Muzani, optimisme dalam menjaga semangat menunju Indonesia maju akan semakin nyata. Hal itu sejalan dengan pesan Presiden Jokowi untuk menggunakan anggaran negara atau pemda dalam pengadaan barang-barang produk dalam negeri beberapa waktu lalu di Bali.

"Beberapa waktu lalu Presiden Jokowi berpesan kepada kita semua untuk menggunakan produk dalam negeri, mencintai produk dalam negeri. Dan tidak melakukan impor secara terus menerus. Ini pesan yang harus kita tangkap dan kita laksanakan," katanya.

"Dengan demikian harapan saya, alkes yang diproduksi di SMK 1 Sukoharjo bisa masuk ke pasar nasional," imbuhnya menegaskan.

Sekjen Partai Gerindra ini menambahkan, kunjungannya di SMK Muhammadiyah ini menjadi bukti bahwa etos produktivitas Muhammadiyah tidak pernah padam dan terus berkarya.

"Ini yang selalu saya banggakan sejak dulu hingga sekarang Muhammadiyah selalu berbuat nyata untuk bangsa, untuk negara, untuk rakyat Indonesia," tuturnya.

"Itu sebabnya di usianya yang ratusan tahun ini, Muhammadiyah tetap menjaga komitmennya dalam upaya membangun bangsa negara kita tercinta," demikian Muzani.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya