Berita

Koordinator Penggerak Millenial Indonesia (PMI), M. Adhiya Muzakki/Ist

Politik

Koordinator PMI Ingatkan LaNyalla Mattalitti Fokus Kerja Perbaiki Kepercayaan Publik pada DPD RI

SELASA, 05 APRIL 2022 | 19:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti diminta untuk fokus membenahi lembaga yang dia pimpin daripada sibuk mengkritik kerja pemerintah dalam melayani rakyat.

Begitu dikatakan Koordinator Penggerak Millenial Indonesia (PMI), M. Adhiya Muzakki merespon masih rendahnya kepercayaan publik kepada DPD RI versi survei Indikator Politik Indonesia per Januari 2022.

"Hasil survei tersebut menyebutkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap DPD RI hanya 64 persen. Masuk tiga terbawah bersama DPR RI dan partai politik," ujar Adhiya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/4).


Dikatakan Adhiya, DPD RI sebagai wadah aspirasi daerah justru mendapatkan rapor merah dari publik. Bahkan, rating DPD RI tidak sebaik institusi TNI, Presiden dan Polri.

Saat kepercayaan publik tidak baik kepada DPD RI, Adhiya menyayangkan sikap La Nyalla Mattaliti yang cenderung fokus mencari kesalahan pemerintah.

"Coba tengok diri sendiri. Jangan dulu mengomentari yang lain seakan paling baik. Banyak PR yang harus diselesaikan oleh DPD RI," terangnya.

Adhiya menambahkan, jika memang tidak mampu menjaga kepercayaan publik kepada DPD RI, sebaiknya LaNyalla mundur saja dari jabatannya.

Menurutnya, ada nama lain yang layak dan pantas menduduki posisi yang saat ini diduduki oleh LaNyalla. Diantara nama-nama pimpinan DPD RI, Adhiya menyebut nama Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono sebagai figur tepat menggantikan LaNyalla.

"Pak Nono Sampono lebih pantas dan layak menempati jabatan tersebut. Secara pengalaman dan kepemimpinan, beliau lebih baik dari siapapun," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya