Berita

Presiden Pakistan, Dr. Arif Alvi dengan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan/Net

Dunia

Majelis Nasional Pakistan Dibubarkan Presiden, PM Imran Khan Berhasil Menggocek Mosi Tidak Percaya

SENIN, 04 APRIL 2022 | 08:53 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Presiden Pakistan Arif Alvi resmi membubarkan Majelis Nasional di tengah upaya parlemen untuk melakukan pemungutan suara terkait mosi tidak percaya terhadap Perdana Menteri Imran Khan.

"Presiden Pakistan, Dr. Arif Alvi, telah menyetujui saran perdana menteri untuk membubarkan Majelis Nasional," ujar pernyataan dari kantor Alvi, dikutip dariDeutsche Welle, Minggu (3/4).

Di hari yang sama, Mosi tak percaya itu ditolak oleh Wakil Ketua Majelis Nasional pada proses sidang.


Pembubaran Majelis itu berarti pemilihan umum baru untuk PM harus diadakan dalam waktu 90 hari. Khan mengatakan bahwa PM yang akan dipilih pada pemilu "tak akan terpengaruhi pengaruh uang Barat”.

"Bersiaplah untuk pemilu. Tidak ada kekuatan korup yang akan memutuskan seperti apa masa depan negara ini. Ketika majelis dibubarkan, prosedur untuk pemilihan berikutnya dan pemerintahan sementara akan dimulai," ujar Khan.

Oposisi Pakistan mengecam pembubaran Majelis Nasional dengan menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap konstitusi Pakistan.

"Imran Khan telah mendorong negara ke dalam anarki," ujar pemimpin oposisi di majelis nasional yang dibubarkan, Shehbaz Sharif.

Khan secara luas diperkirakan akan digulingkan sebagai PM jika mosi tidak percaya telah terjadi.

Sebelum Majelis Nasional dibubarkan, anggota Majelis Nasional berkumpul untuk memberikan suara pada mosi tersebut.

Namun Wakil Ketua Majelis Nasional Pakistan, Qasim Suri, memblokir pemungutan suara tersebut, dengan alasan pemungutan suara bertentangan dengan konstitusi Pakistan.

"Saya mengesampingkan mosi tidak percaya ini sesuai dengan konstitusi," ujar Suri, saat sesi dimulai.

Khan kemudian menyarankan presiden Pakistan untuk membubarkan majelis, karena melanggar konstitusi.

"Ketika nasihat itu sampai ke presiden, majelis akan dibubarkan, yang akan diikuti dengan proses pembentukan pemerintahan sementara," ujar Khan.

"Saya meminta orang-orang untuk mempersiapkan pemilihan berikutnya. Syukurlah, konspirasi untuk menggulingkan pemerintah telah gagal," tambah Khan.

Terpilih pada tahun 2018, Khan telah menikmati dukungan rakyat yang luas, tetapi para kritikus menuduhnya gagal memenuhi janji untuk merevitalisasi ekonomi dan memperbaiki kondisi masyarakat miskin disana.

Pakistan saat ini menghadapi inflasi yang tinggi, utang yang melumpuhkan dan rupee yang lemah. Oposisi telah meningkat terhadap Khan dalam beberapa pekan terakhir, yang berpuncak pada mosi tidak percaya di parlemen.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya