Berita

Petugas Covid-19 di Shanghai /Net

Dunia

Situasi Tidak Terkontrol, Shanghai Perintahkan Warganya Tes Covid-19 Mandiri

MINGGU, 03 APRIL 2022 | 21:15 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Shanghai memerintahkan 26 juta penduduknya untuk menjalani dua putaran tes mandiri untuk Covid-19, di saat warga Shanghai protes atas cara pihak berwenang di kota terpadat di China menangani rekor lonjakan virus corona.

Pejabat pemerintah Shanghai, Wu Qianyu memerintahkan warga harus melakukan tes sendiri pada Minggu (3/4) untuk menggunakan kit antigen dan melaporkan hasilnya jika positif. Ia menambahkan, tes asam nukleat mandiri akan dilakukan di seluruh kota pada Senin.

"Tujuan utamanya adalah untuk sepenuhnya menghilangkan titik risiko dan memutus rantai penularan sehingga kami dapat menghentikan penyebaran epidemi sesegera mungkin," ujar Wu, yang merupakan inspektur dari Komisi Kesehatan Kota Shanghai, dimuat oleh Reuters.


Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri China, Sun Chunlan dikirim ke Shanghai oleh pemerintah pusat, mendesak kota itu pada Sabtu untuk membuat langkah tegas dan cepat untuk mengekang pandemi.

Shanghai mulai mengekang aktivitasnya disaat kota itu membatasi pergerakan di distrik timurnya pada Senin lalu. Kemudian lockdown meluas hingga pembatasan ke seluruh kota beberapa hari kemudian.

Penguncian Shanghai telah secara besar-besaran mengganggu kehidupan sehari-hari dan bisnis, bahkan ketika petugas kesehatan dan sukarelawan bekerja sepanjang waktu untuk menguji seluruh populasi dan memasok bahan makanan kepada penduduk.

Menurut data resmi, sebagian besar infeksi di Shanghai tidak menunjukkan gejala, tetapi pendekatan "Zero-Covid" China mengharuskan pihak berwenang untuk menguji, melacak, dan mengkarantina semua kasus positif secara terpusat.

Data resmi Shanghai per Minggu, melaporkan 7.788 kasus tanpa gejala lokal, naik dari 6.501 sehari sebelumnya, sementara kasus bergejala naik menjadi 438 dari 260.

Kota ini menyumbang sebagian besar dari 11.781 kasus tanpa gejala yang ditularkan secara lokal setiap hari di China daratan dan hampir sepertiga dari 1.506 kasusnya yang bergejala.

Ini merupakan jumlah kasus nasional tertinggi sejak awal pandemi pada Februari 2020. Namun menurut standar internasional, beban kasus Covid-19 di China itu tetap rendah.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

VFive Group Salurkan Zakat Usaha Lebih dari Rp10 Miliar

Minggu, 18 Januari 2026 | 19:48

Parpol Ditantang Buat Komitmen Nasional Anti-Politik Uang

Minggu, 18 Januari 2026 | 19:32

Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan!

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:55

KPK Masih Kuliti Dugaan Rasuah BPKH

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:24

Denny JA Ungkap Akar Etika Kerja dan Kejujuran Swiss dari Reformasi Zurich

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:20

Potongan Bangkai Pesawat ATR 400

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:53

Haji Suryo Bangun Masjid di Tanah Kelahiran

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:32

Lawatan LN Perdana 2026, Prabowo Sambangi Inggris dan Swiss

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:15

Kebijakan Paket Ekonomi Lanjut Prioritaskan UMKM dan Lapangan Kerja

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:56

Prabowo Jadi Saksi Nikah Sespri Agung Surahman, Jokowi Ikut Hadir

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:55

Selengkapnya