Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan/Net

Presisi

Diduga Terlibat Binary Option, Pekan Depan Kapten Vincent Dipanggil Polda Metro Jaya

MINGGU, 03 APRIL 2022 | 17:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Upaya aparat penegak hukum untuk memburu pelaku tindak pidana penipuan dengan modus afiliator Binary Option terus dilakukan. Terbaru, Polda Metro Jaya akan memanggil YouTuber atau influencer Vincent Raditya alias Kapten Vincent pada pekan depan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan, pemanggilan dilakukan buntut adanya laporan dugaan keterlibatan Kapten Vincent menjadi afiliator binary option melalui apikasi Oxtrade.

Dijelaskan Zulpan, rencananya pemanggilan Vincent dilakukan setelah polisi memanggil pihak pelapor.


"Kami rencananya minggu depan, hari belum bisa disampaikan karena penyidik belum keluarkan surat pemanggilan," kata Zulpan seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Minggu (3/4).

Terkait isi laporan, Zulpan menyebut korban sudah merugi hingga puluhan juta. Laporan dibuat tanggal 28 Maret 2022 dan 31 Maret 2022.

"Inti laporan sama terjadi dugaan penipuan dan penggelapan dalam investasi yg dialami korban dengan nilai yang berbeda pertama 10 juta dan kedua 50 juta," kata Zulpan.

Vincent Raditya alias Kapten Vincent dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan menjadi afiliator binary option melalui aplikasi Oxtrade.

Laporan itu dilayangkan seorang korban inisial FF yang didampingi kuasa hukumnya dengan dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/1665/III/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 31 Maret 2022.

Kapten Vincent dilaporkan melanggar Pasal 28 ayat 1 jo Pasal 45 A ayat 1 dan atau Pasal 27 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 3 Pasal 5 jo Pasal 10 UU 8 tahun 2010 tentang TPPU dan atau Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya