Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Di Acara IIMS, Menko Airlangga Paparkan Posisi Strategis Industri Otomotif pada PDB

SABTU, 02 APRIL 2022 | 17:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Industri alat angkutan catatkan tren positif pada Q4-2021, yang mengalami pertumbuhan cukup signifikan sebesar 22,61 persen, dan bertumbuh sebesar 17,82 persen (yoy). Pertumbuhan industri otomotif ini secara nyata dapat terlihat dari angka Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur yang mengalami ekspansi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, tercatat PMI Manufaktur Indonesia kembali mengalami ekspansi di level 51,2 pada Februari 2022.

"Hal ini meneruskan tren positif selama 6 bulan berturut-turut sejak September 2021. Diharapkan ke depannya PMI Indonesia dapat terus berada di atas area ekspansif,” ujar Airlangga Hartarto dalam acara Intimate Sharing Session Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022 di Jakarta, Kamis (31/3).


Dikatakan Airlangga, industri otomotif sebagai kontributor utama terhadap PDB industri alat angkutan saat ini telah memiliki 21 perusahaan industri kendaraan bermotor roda 4 atau lebih dengan nilai investasi sebesar Rp 139,37 triliun dan kapasitas produksi sebesar 2,35 juta unit per tahun, serta menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 38 ribu orang.

Sedangkan, untuk industri sepeda motor saat ini terdapat 26 perusahaan dengan nilai investasi sebesar Rp 10,05 triliun dengan kapasitas produksi 9,53 juta unit per tahun, serta menyerap 31 ribu orang tenaga kerja.

Di tengah momentum pemulihan ini, terdapat berbagai tantangan baru yang harus dihadapi, termasuk oleh industri otomotif.

“Dunia saat ini mengalami disrupsi. Tidak hanya Covid-19, tetapi juga disrupsi digital, la-nina atau cuaca, kemudian disrupsi dari geopolitik yang ditransmisikan kepada harga pangan dan energi,” terangnya.

Namun demikian,  lanjutnya, pemerintah tetap hadir untuk mengawal momentum pemulihan ekonomi melalui berbagai insentif yang bertujuan untuk meningkatkan konsumsi, sekaligus membantu aktivitas dunia usaha.

“Pemerintah hadir, dengan tetap menjaga fiscal balance,” demikian Ketua Umum Partai Golkar ini.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya