Berita

Vaksinasi Lapas Kelas II A Tua Tunu Pangkalpinang/Net

Nusantara

Sambut Idul Fitri, Warga Binaan Lapas Tua Tunu Pangkalpinang Disuntik Booster

SABTU, 02 APRIL 2022 | 09:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Bangka Belitung aktif menggencarkan vaksinasi booster menyambut bulan Ramadhan dan menuju Idul Fitri.

Langkah ini sebagai antisipasi terjadinya peningkatan mobilitas dan interaksi sosial di masyarakat seiring pemerintah yang mengizinkan ibadah berjemaah selama bulan Ramadhan.

Kepala Binda Bangka Belitung, Imam Santoso mengatakan, percepatan vaksinasi juga menyasar seluruh lapisan masyarakat termasuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang ada di Babel, antara lain Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tua Tunu Pangkalpinang.


Dikatakan Imam Santoso, vaksinasi lengkap hingga dosis booster bagi semua WBP akan mencegah terbentuknya klaster penyebaran Covid-19 di lingkungan lapas.
 
“Pelaksanaan vaksinasi booster bagi para WBP sangat penting, menyangkut keselamatan semua penghuni hingga penjaga, petugas, hingga keluarga pengunjung lapas," kata Imam Santoso dalam keterangannya, Sabtu (2/4).

"Dan alhamdulillah kegiatan ini berlangsung lancar sebagai hasil sinergitas instansi antara Binda Babel bersama Lapas Kelas II A Tua Tunu Pangkalpinang,” imbuhnya.

Menurutnya, lingkungan lapas memiliki potensi yang besar untuk menjadi kluster penyebaran Covid-19. Hal ini karena adanya interaksi sosial yang tinggi antar warga binaan maupun petugas lapas.
 
“Kegiatan vaksinasi menjadi langkah mitigasi untuk melindungi warga binaan dan petugas lapas dari penyebaran Covid-19,” katanya.
 
Imam menegaskan, vaksinasi booster mempercepat terbentuknya kekebalan komunal di lingkungan lapas, membantu menutup berbagai celah bagi virus corona untuk menyebar, termasuk subvarian Omicron BA.2 yang kini telah ditemukan di banyak wilayah di Tanah Air.
 
“Kekebalan komunal harus terus kita dorong untuk terbentuk dan meningkat kualitasnya di semua elemen dan lini masyarakat. Dengan demikian penyebaran Covid-19 tidak menemukan celah untuk berkembang, termasuk tidak di lingkungan lapas,” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya