Berita

Kendaraan militer Rusia pada kawasan Chernobyl /Net

Dunia

Tinggalkan PLTN Chernobyl, Benarkah Pasukan Rusia Terpapar Radiasi Dosis Tinggi?

JUMAT, 01 APRIL 2022 | 17:05 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mulai turun tangan terkait dugaan pasukan Rusia yang meninggalkan pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl telah terpapar radiasi dosis tinggi.

Dugaan tersebut muncul dari klaim perusahaan energi Ukraina, Energoatom dan Wakil Perdana Menteri Ukraina, Iryna Vereshchuk. Namun pada Jumat (1/4), IAEA mengatakan, mereka tidak dapat mengkonfirmasi klaim itu.

Kendati begitu, IAEA menyebut tengah melakukan investigasi independen terhadap tuduhan tersebut, seperti dimuat The Guardian.


Investigasi dilakukan disaat IAEA sedang bersiap untuk "melakukan misi bantuan dan memberikan dukungan" pertamanya di Chernobyl, dalam beberapa hari ke depan.

Dalam pernyataannya, Energoatom mengatakan pasukan Rusia telah menggali parit di hutan di dalam zona eksklusi di Chernobyl.

Dikatakan,  pasukan Rusia itu panik karena mengalami gejala dosis radiasi tinggi yang muncul dengan sangat cepat dan kemudian bergegas meninggalkan tempat itu.

Wakil Perdana Menteri Ukraina, Iryna Vereshchuk, juga membuat klaim yang sama, yakni pasukan Rusia yang menggali parit itu terkena radiasi.

Beberapa laporan menyatakan, tentara Rusia dikirim ke fasilitas medis khusus di Belarus setelah mengemudikan tank melalui zona bencana di sekitar Chernobyl.

Meskipun tentara Rusia menaklukan Chernobyl setelah invasi 24 Februari, staf pabrik Ukraina terus mengawasi penyimpanan aman bahan bakar nuklir bekas dan mengawasi sisa-sisa reaktor yang meledak pada tahun 1986, penyebab kecelakaan nuklir terburuk di dunia.

Ukraina telah berulang kali menyatakan keprihatinan tentang keamanan Chernobyl dan menuntut penarikan pasukan Rusia, yang kehadirannya mencegah rotasi staf selama perang berlangsung.

Hingga saat ini, Kementerian Pertahanan Rusia tidak menanggapi terkait isu rotasi staf Chernobyl tersebut.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya