Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Menko Airlangga Percaya Penguatan Koordinasi Bisa Antisipasi Gangguan Target Ekonomi

KAMIS, 31 MARET 2022 | 21:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ekonomi Indonesia di tahun 2022 ditargetkan bisa tumbuh 5,2 persen (yoy). Atas alasan itu, setiap risiko yang berasal dari sumber global maupun domestik, seperti konflik geopolitik Rusia dan Ukraina sedang dicermati pemerintah demi mengantisipasi kegagalan mencapai target tersebut.

Begitu tegas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech dalam acara “the 1st Conference on Contemporary Risk Studies During Covid-19 Pandemic: Challenge and Opportunities” yang diselenggarakan oleh Universitas Pertamina, Kamis (31/3).

Menko Airlangga percaya penguatan koordinasi sangat penting untuk mengantisipasi dan memitigasi risiko yang kita hadapi di tahun 2022.


Menurutnya, pandemi Covid-19 telah mengajarkan untuk selalu antisipatif dan tanggap dalam menyikapi krisis. Sebagaimana dicatat oleh KTT G20 di Roma tahun lalu, pemulihan ekonomi dan kesehatan sedang berlangsung di seluruh dunia tetapi masih sangat tidak merata antar negara. Kesenjangan dalam proses vaksinasi telah menciptakan pemulihan ekonomi yang berbeda.

“Sebagai Presidensi G20, Indonesia memahami tantangan ke depan dan perlunya tindakan kolektif untuk mengatasinya. Pemerintah Indonesia berharap untuk memberikan tidak hanya hasil naratif, tetapi juga hasil nyata dan konkrit,” tegasnya.

Tiga pilar utama menjadi fokus pemerintah untuk Presidensi G20 tahun 2022, yakni arsitektur kesehatan global, transisi energi berkelanjutan, dan transformasi digital.

Pilar-pilar ini akan menjadi landasan Indonesia untuk terus memimpin dalam memastikan kesetaraan akses atas vaksin Covid-19, juga mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif melalui partisipasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan ekonomi digital.

Terakhir, Ketua Umum Partai Golkar ini menyambut saran yang disampaikan melalui konferensi ini, tentang bagaimana memetakan dan menavigasi berbagai risiko dan peluang yang dihadapi saat ini, serta untuk memberikan pendekatan baru guna mendukung pemulihan nasional dan global.

“Saya ingin mengucapkan selamat pada konferensi hari ini dan saya berharap dapat menerima kiriman ide dan kontribusi Anda, untuk pemulihan nasional dan global kita,” pungkas Menko Airlangga.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya