Berita

Kegiatan vaksinasi Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Gorontalo/Ist

Nusantara

Tak Ingin Lapas jadi Klaster Covid-19, Binda Gorontalo Gelar Vaksinasi bagi Warga Binaan dan Petugas

RABU, 30 MARET 2022 | 17:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak hanya masyarakat umum, warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Gorontalo juga menjadi sasaran vaksinasi yang digelar Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Gorontalo. Selain warga binaan, vaksinasi juga diberikan bagi petugas lapas.

Kepala Binda Gorontalo, Suryono mengatakan, kegiatan vaksinasi yang digelar dengan kolaborasi Binda Gorontalo bersama Dinas Kesehatan dan TNI Angkatan Laut ini bertujuan untuk menciptakan kekebalan komunal bagi warga binaan dan petugas. 

Jika kekebalan terbentuk dengan baik, kata dia, penyebaran Covid-19, termasuk subvarian Omicron BA.2 di lembaga pemasyarakatan dapat dicegah.


"Vaksinasi booster bagi WBP kembali dilaksanakan. Sebab, peningkatan imunitas petugas dan warga binaan wajib ditingkatkan agar tidak terpapar Covid-19 dan lapas tidak menjadi kluster penyebaran," ujar Suryono dalam keterangan tertulis, Rabu (30/3).

Menurutnya, lapas mempunyai potensi besar menjadi kluster penyebaran Covid-19. Hal ini lantaran adanya interaksi sosial yang sangat tinggi antar narapidana dan petugas lapas, sehingga vaksinasi perlu dilakukan sebagai langkah mitigasi.

"Kegiatan di lapas ini terus ditingkatkan, mengingat penyebaran virus Covid-19 sangat rentan menyebar di lingkungan lapas," katanya.

Suryono juga menjelaskan, jajarannya juga memberikan pencerahan kepada narapidana agar menjadi manusia yang lebih baik setelah bebas dari penjara.

"Binda Gorontalo juga memberikan pembinaan kepada WBP, agar ketika kembali ke lingkungan masyarakat, WBP yang bebas tidak melakukan tindak pidana yang merugikan diri sendiri maupun orang lain," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya