Berita

Ketua Umum DPP KSPSI Jumhur Hidayat (ketiga dari kiri)/RMOL

Politik

Suarakan Kesejahteraan Pekerja Maritim, Jumhur Hidayat Beri Sinyal akan Mogok Nasional Pelabuhan

RABU, 30 MARET 2022 | 00:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Berkembangnya perekonomian suatu bangsa ditandai dengan lalulintas barang yang semakin banyak dan beragam. Imbasnya, dalam skala besar maka jalur laut atau maritim pasti mengalami pertumbuhan signifikan.

Ketua Umum DPP KSPSI Jumhur Hidayat mengatakan, merespons perkembangan jalur laut, pekerja maritim harus siap menyongsong dinamika ekonomi itu.

Menurut Jumhur, perlu ada peningkatan kualitas pekerja maritim dan berbagai instansi terkait harus bersinergi untuk itu.


Jumhur mengaku mendapat info jika para pekerja maritim terkesan dibiarkan sendiri tanpa dikawal kesejahterannya. Imbasnya, kelayakan hidup mereka harus berhadapan dengan ketidakpastian.

"Ini ndablek namanya. Bina dan bantu aja belum, malah mau ganti sistem", tegas Jumhur di Wilayah Puncak Bogor saat memberi sambutan dalam Munas VI FSPMI-KSPSI (29/3).

Jumhur mengatakan, para anggota FSPMI, mayoritas bekerja sebagai Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di berbagai pelabuhan laut, tidak hanya berkiprah di pelabuhan di Jawa tapi bahkan hingga ke Merauke.

Ia mencontohkan, di Merauke saja ada 4200 Pekerja, belum lagi puluhan ribu Pekerja Bongkar Muat lainnya yang tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Catatan Jumhur, pekerja yang ada di bawah KSPSI, tersebar hingga lebih dari 140 pelabuhan besar hingga kecil, internasional maupun domestik.

"Artinya kalau mau ada perubahan sistem maka harus berdialog dengan mereka, jangan main ganti semaunya. Jangan sampai nanti saya didesak dan dipaksa anggota untuk umumkan mogok pelabuhan secara nasional," kata Jumhur dengan geram.

Saat ini Pelindo dan Otoritas Pelabuhan akan mengganti sistem bongkar muat di pelabuhan. Dampaknya, Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang tergabung dalam Koperasi Primer TKBM akan dihapuskan.

Di saat yang bersamaan, sistem Koperasi ini sudah berjalan puluhan tahun dan berjalan lancar walau tanpa dukungan dari Otoritas Pelabuhan dan Pelindo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya