Berita

Managing Director Political Economy and Policy Studies, Anthony Budiawan/Net

Politik

Dua Konsorsium Bakal Batal Biayai IKN, Anthony Budiawan: UU IKN Disahkan atas Asumsi, Khususnya Investor

SENIN, 28 MARET 2022 | 22:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kabar rencana mundurnya dua konsorsium dari rencana investasi pada pembangunan megaproyek Ibukota Negara (IKN) Nusantara menjadi bukti bahwa proyek IKN bermasalah.

Kabar mundurnya dua konsorsium itu menjadi menarik, karena sebelumnya perusahaan keuangan multinasional asal Jepang, Softbank juga menarik diri untuk investasi di IKN Nusantara.

Bagi Managing Director Political Economy and Policy Studies, Anthony Budiawan, kabar yang beredar itu menandakan bahwa masalah pada pembangunan IKN Nusantara ada pada pengesahan UU Ibukota Negara sebagai landasan hukum.


Pada saat pembahasan sampai pengesahan, kata dia, asumsi besar yang dibangun adalah pembangunan IKN Nusantara menarik banyak investor untuk berinvestasi.

"UU IKN disahkan atas sejumlah asumsi, khususnya pendanaan dari investor," kata Anthony Budiawan dalam cuitan akun Twitternya, Seni (21/3).

Menurutnya, ketika asumsi itu tidak pas maka UU IKN seharusnya batal dengan sendirinya. Bahkan, pembuat UU IKN bisa dituntut karena akan menjadi kerugian bagi negara jika pembangunan IKN Nusantara dibebankan pada APBN.

"Ketika fakta menyimpang jauh dari asumsi, UU IKN wajib batal. Kalau tidak, akan merugikan keuangan negara belanja APBN akan mubazir dan mangkrak. Pembuat UU bisa dituntut. Siap-siap," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya