Berita

Foto Luhut Binsar Pandjaitan dengan Puan Maharani yang didampingi suaminya Hapsoro Sukmonohadi beredar di media sosial/Net

Politik

Foto Luhut Diduga Tengah Melobi Puan Beredar di Medsos, Bahas Penundaan Pemilu?

SENIN, 28 MARET 2022 | 17:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sebuah foto memperlihatkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan duduk satu meja dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani beredar di media sosial.

Salah satu akun Twitter @OnlyFrens yang mengunggah foto itu turut menarasikannya sebagai upaya Luhut Binsar Pandjaitan melobi Puan Maharani. Namun, akun tersebut tidak begitu detail menyampaikan konteks pertemuan antara Puan yang didampingi oleh suaminya Hapsoro Sukmonohadi atau yang akrab disapa Hepi.

“Ada yang sedang melobi mba Puan. Tebak siapa?” kata akun @OnlyFrens sambil mengunggah foto pertemuan itu.


Dari foto tersebut, pertemuan antara Luhut Binsar Pandjaitan dengan Puan Maharani didampingi suaminya itu terjadi di sebuah restoran. Puan terlihat santai mengenakan kaos hitam sementara Luhut dengan gaya pakaian kerjanya, kemeja putih dan celana hitam.

Luhut yang terekam oleh kamera tengah berbicara serius dengan Puan. Seperti tengah menyampaikan sesuatu terhadap anak Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu.

Foto ini kemudian menjadi ramai dibicarakan oleh warganet menyusul isu Puan Maharani akan dijadikan Cawapres Jokowi bilamana pemilu 2024 diundur. Dijadikannya Puan sebagai Cawapres ini merupakan barter atas sikap PDI Perjuangan yang menolak pemilu ditunda. Meskipun isu ini, telah dibantah Puan Maharani.

Sementara Luhut Binsar Pandjaitan belakangan diasumsikan publik sebagai “aktor” di balik wacana penundaan pemilu. Hal ini mengemuka saat Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang setuju pemilu ditunda kerap bertemu dengan Luhut.

Dalam satu kesempatan, Luhut juga pernah menegaskan bahwa dari big data yang dimilikinnya 100 juta percakapan di media sosial menginginginkan agar pemilu 2024 ditunda.



Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya