Berita

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan/Net

Politik

Sambut Pelonggaran di Ramadhan dan Lebaran, Budi Gunawan Ajak Masyarakat Tuntas Vaksinasi Sampai Booster

SENIN, 28 MARET 2022 | 13:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesia sangat optimis dapat keluar dari pandemi Covid-19. Hal ini, menyusul pelonggaran sosial yang terus diberikan pemerintah seiring meladainya kasus Covid-19 nasional.

Salah satu pelonggaran yang disambut masyarakat, adalah kebijakan Presiden Joko Widodo mengumumkan pencabutan pembatasan tarawih berjamaah selama Ramadhan. Begitu juga, mudik saat lebaran yang juga diperbolehkan.

Menyambut kebijakan pelonggaran itu, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan mengatakan, perlu disertai penguatan mitigasi.


Penguatan mitigasi itu, tujuannya agar keberhasilan pengendalian pandemi dan pemulihan ekonomi yang telah dicapai tidak berbalik arah. Terlebih dengan telah masuknya subvarian Omicron BA.2.

Dikatakan Budi Gunawan, mitigasi juga termasuk vaksinasi bagi masyarakat. Begitu juga dengan strategi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang terus dievaluasi berdasarkan kondisi objektif setiap daerah.

“Percepatan vaksinasi yang sudah dilakukan sejak awal, terbukti berhasil memberikan perlindungan memadai bagi masyarakat sehingga berbagai indikator pandemi kini semakin baik,” ujar Budi Gunawan dalam keterangannya, Senin (28/3).

Dalam mengantisipasi ancaman Omicron BA.2 atau juga dikenal sebagai Omicron siluman karena kecepatan penularan, Budi Gunawan memastikan BIN akan terus menyisisir negeri untuk melakukan vaksinasi sampai pelosok.

"Begitu pun target capaian, harus kita naikkan. Kita tidak ingin kalah cepat. Capaian angka di kelompok rentan, yaitu anak-anak dan lansia kita naikkan, sementara di kelompok umum kita dorong agar vaksinasi tuntas hingga booster,” terangnya.

Menurut Budi Gunawan, berdasarkan berbagai data, vaksin yang digunakan terbukti memiliki efikasi yang baik, minimal bisa menekan gejala bila orang tervaksin tetap tertular.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk melengkapi dosis vaksinasi. Artinya, tidak berhenti pada dosis pertama atau kedua. Tetapi, juga dosis ketiga atau booster.

"Data menunjukkan, sebagian besar mereka yang telah divaksin dua dosis apalagi tiga dosis (booster) asymptomatic atau hanya mengalami gejala ringan bila terinfeksi. Dan setelah negatif, kekebalan tubuh mereka menjadi sangat baik untuk jangka yang lebih lama," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya