Berita

Kegiatan vaksinasi Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Banten/Ist

Nusantara

Pastikan Ibadah di Bulan Ramadhan Aman, Binda Banten Gencar Vaksinasi Kelompok Rawan Terpapar Covid-19

JUMAT, 25 MARET 2022 | 18:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Berbeda dengan tahun lalu, Pemerintah dalam hal ini diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo, telah mempersilahkan masjid dan musala menggelar tarawih berjamaah serta memperkenankan masyarakat mudik lebaran tahun ini.

Menyambut keputusan tersebut, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Banten menggencarkan vaksinasi. Utamanya, kepada kelompok rawan terpapar virus Covid-19, yakni anak-anak dan pengidap penyakit komorbid.

Dikatakan Kepala Binda Banten, Brigjen Pol Hilman, vaksinasi ini dilakukan untuk memperkuat kekebalan masyarakat dalam prediksi peningkatan mobilitas masyarakat pada bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.


“Kita harus selalu antisipatif mengikuti perkembangan wabah. Salah satu langkah yang kita ambil adalah meningkatkan vaksinasi di kelompok yang rawan, di antaranya anak-anak dan yang mempunyai penyakit bawaan," kata Hilman dalam keterangan tertulis, Jumat (25/3).

Hilman meyakini, Binda Banten akan melampui capaian target vaksinasi di daerah. Hal ini mengingat vaksinasi digelar serempak setiap harinya di empat kota dan dua kabupaten di Provinsi Banten.

“Saya lihat antusias masyarakat sangat tinggi di semua wilayah seperti Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Cilegon, Kota Serang dan Kota Tangerang. Besar kemungkinan yang hadir untuk melaksanakan vaksinasi melebihi target," terangnya.

Meski demikian, jenderal bintang satu ini mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan sebagai langkah preventif. Dengan begitu, penyebaran subvarian Omicron BA.2 yang sudah masuk ke Indonesia dapat diminimalisir.

"Kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan melakukan langkah pencegahan terhadap varian omicron walaupun sudah divaksin,” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya