Berita

Penyusunan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Papua/RMOLPapua

Nusantara

Libatkan Masyarakat Adat, Penyusunan Revisi Tata Ruang Wilayah Provinsi Papua Diharapkan Tuntas dalam 3 Bulan

JUMAT, 25 MARET 2022 | 00:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Provinsi Papua melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua menggelar Konsultasi Publik III (KP-3) Penyusunan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Papua bertempat di Hotel Horison Ultima Entrop, Kota Jayapura.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua yang diwakili oleh staf ahli Gubernur Elsye P. Rumbekwan, selaku staf ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM sekaligus melaunching SIMTARU 2.0.

Untuk mewujudkan rencana tata ruang yang transparan, partisipasif, inklusif dan selaras dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, serta berpihak kepada masyarakat, maka Pemerintah Provinsi Papua melibatkan sejumlah unsur.


Mulai dari Pemerintah Pusat, Majelis Rakyat Papua, Dewan Perwakilan Rakyat Papua, FORKOMPIDA, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi, Perwakilan Pemerintah Kabupaten/Kota, instansi vertikal.

Termasuk juga Lembaga Masyarakat Adat/Dewan Adat Papua, Perwakilan Lembaga Keagamaan, TNI/Polri, Perguruan Tinggi, Mitra Pembangunan Papua: NGO/CSO, Organisasi Profesi, serta unsur swasta, baik yang hadir secara langsung maupun secara daring.

"Adapun tujuan dari pelaksanaan KP-3 ini untuk melakukan klarifikasi terhadap data dan informasi yang telah dikumpulkan, serta menjaring masukan terkait rancangan konsepsi rencana tata ruang hijau yang selaras dengan Visi Papua 2100," ucap Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM, Elsye Rumbekwan, dalam sambutannya, Kamis (24/3).

Karena, menurutnya, Papua memiliki karakteristik yang unik. Di mana mayoritas masyarakat berada di dalam kawasan hutan dan laut sebagai tempat aktivitas ekonomi.

"Pendekatan budaya perlu dipikirkan untuk menjadi tindak lanjut tata ruang wilayah Provinsi Papua ke depan, yang dapat berjalan seiring dengan kebutuhan Nasional dengan tidak mengesampingkan kebutuhan masyarakat Papua," paparnya, dikutip Kantor Berita RMOL Papua.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Tata Ruang Daerah Wilayah II Kementerian ATR/BPN memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemprov Papua, dimana dalam penyusunan rencana tata ruang telah mengakomodir wilayah adat.

Kementerian ATR siap bersinergi dalam rangkaian proses penyusunan revisi RTRW Provinsi Papua ini.

Proses partisipatif dengan menghadirkan semua unsur dalam konsultasi publik, akan menghasilkan self value untuk bergerak ke depan sehingga terpadu tersinkronisasi antar wilayah antar kepentingan.

Sehingga diharapkan proses revisi RTRW Provinsi Papua ini dapat berjalan baik dan sesuai dengan target waktunya.

Diharapkan, revisi RTRW Papua bisa ditetapkan maksimal 3 bulan dari sekarang, sehingga kabupaten/kota dapat segera menyesuaikan. Karena itu, penyusunan revisi RTRW membutuhkan komitmen dan kerjasama antara pemangku kepentingan.

Bentuk komitmen ini juga harus disertai dengan alokasi penganggaran hingga pembahasan rancangan perda RTRW pada tahun ini.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya