Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto berdiskusi dengan pedagang Pasar Tomang, Jakarta/Ist

Politik

Sudah Jadi Tuntutan Zaman, Pasar Tradisional Harus Manfaatkan Teknologi Digital untuk Terus Bersaing

KAMIS, 24 MARET 2022 | 22:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pedagang pasar harus mulai beradaptasi pada perkembangan era digital untuk memudahkan transaksi bersama pembeli. Hal ini, selaras dengan pengembangan digitalisasi sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Pesan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat melakukan kunjungan kerja ke pasar tradisional nersama Grab Indonesia dan BNI di Pasar Tomang Barat, Jakarta, Kamis (24/3).

“Pemanfaatan teknologi digital dalam ekosistem pasar tradisional merupakan tuntutan zaman agar pasar tradisional dapat bersaing. Digitalisasi juga membantu pedagang menjangkau konsumen baru yang lebih luas,” ujar Airlangga.


Airlangga menyampaikan, melalui kolaborasi antara pemerintah, Grab Indonesia, BNI, serta para pihak terkait lainnya seperti yang dilakukan di Pasar Tomang Jakarta bertujuan untuk mendorong transformasi pasar tradisional melalui program Digitalisasi Ekosistem Pasar Tradisional.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi ekosistem pasar tradisional, utamanya dalam hal platform penjualan online, akses pembiayaan, akses pembayaran non-tunai bagi konsumen, serta proses onboarding yang efisien bagi para pedagang pasar.

Pada kesempatan ini, Ketua Umum Golkar juga menyampaikan terima kasih kepada semua stakeholder yang turut berperan sebagai fasilitator dan agregator bagi para pedagang pasar tradisional, termasuk kepada BNI yang telah menyalurkan KUR kepada pedagang.

“UMKM adalah pahlawan-pahlawan Indonesia dan tulang punggung perekonomian Indonesia," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya