Berita

Pasukat darat NATO/Net

Dunia

Perkuat Timur Eropa, NATO Kirim 40,000 Tentara, Regu Udara, dan 5 Armada Kapal Induk ke Wilayah Sekitar Ukraina

KAMIS, 24 MARET 2022 | 22:21 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Usai KTT NATO yang dilaksanakan di Brussels, Belgia pada Kamis (24/3), para pemimpin NATO setuju untuk memperkuat pertahanan wilayah timur Eropa dengan mengerahkan 40,000 tentara, regu udara dan beberapa armada kapal induk di perairan sekitar Ukraina.

Kesepakatan itu diumumkan oleh Sekjen NATO, Jens Stoltenberg pada media usai KTT. Stoltenberg juga resmi diperpanjang jabatannya hingga September 2023, menurut keputusan KTT itu.

“Menanggapi tindakan Rusia, kami telah mengaktifkan rencana pertahanan NATO, mengerahkan elemen Pasukan Respons NATO, dan menempatkan 40.000 tentara di sayap timur kami di bawah komando NATO langsung yang didukung oleh pengerahan nasional sekutu kami,” ujar Stoltenberg, dikutip The Guardian.


“Semua didukung oleh kekuatan udara dan angkatan laut utama. Termasuk lima kelompok tempur kapal induk di High North dan di Mediterania,” tambahnya.

Stoltenberg menjelaskan tindakan NATO akan tetap fokus pada pencegahan, proporsional, dan non-eskalasi dalam realita geopolitik yang terjadi saat ini.

“Kami juga akan secara signifikan memperkuat pencegahan dan postur pertahanan jangka panjang kami dan akan lebih jauh mengembangkan berbagai kekuatan siap pakai dan kemampuan yang diperlukan untuk mempertahankan pencegahan dan pertahanan yang kredibel,” jelasnya.

Langkah-langkah ini akan didukung oleh latihan yang ditingkatkan dengan peningkatan fokus pada pertahanan kolektif dan interoperabilitas antar lembaga pertahanan sekutu NATO.

Aliansi itu juga akan meningkatkan kesiapannya terhadap ancaman kimia, biologi, radiologi dan nuklir. Keputusan lebih lanjut akan dibahas di Madrid pada Juni mendatang.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya