Berita

Kendara tempur lapis baja AS, Stryker/Net

Dunia

AS Kirim Regu Stryker ke Bulgaria Timur, Bantu NATO Tahan Invasi Rusia

MINGGU, 20 MARET 2022 | 18:41 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Amerika Serikat telah setuju untuk menyediakan kompi infanteri mekanis Stryker untuk kelompok tempur Bulgaria di bawah sayap NATO. Tujuannya, untuk memperkuat pertahanan wilayah timurnya setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Dalam konferensi pers bersama Menhan AS, Lloyd Austin, Perdana Menteri Bulgaria, Kiril Petkov pada Sabtu (19/3) mengatakan bahwa pengiriman regu itu menandakan sinyal yang kuat bagi NATO untuk memperkuat tembok pertahanan Bulgaria timur.

"AS setuju untuk menyediakan perusahaan Stryker," ujar Kiril seperti dikutip Reuters.


"Saya ingin menggarisbawahi pentingnya pengumuman bahwa Bulgaria telah membentuk dan memimpin kelompok pertempuran multinasional NATO. Ini adalah langkah penting dan kami mendukung penuh itu," kata Austin.

Petkov mengatakan, Bulgaria akan terus mengirim bantuan kemanusiaan ke Ukraina dan menerima pengungsi Ukraina dari perang, tetapi tidak mempertimbangkan untuk mengirim persenjataan ke Kyiv untuk saat ini karena negaranya di Laut Hitam terlalu dekat dengan konflik.

Kini Bulgaria sedang membentuk kelompok perang yang beranggotakan hingga 1.000 tentara di bawah komando operasional Panglima Tertinggi Sekutu NATO Eropa. Komando itu diharapkan menjadi tuan rumah pasukan dari negara-negara sekutu lainnya juga.

Bulgaria, pernah menjadi sekutu terdekat Moskow selama era Perang Dingin.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya