Berita

Jalur Curup-Lebong yang longsor/RMOLBengkulu

Nusantara

Usai Longsor, Jalan Penghubung Curup-Lebong Bisa Dialuli

MINGGU, 20 MARET 2022 | 04:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jalan penghubung di Kelurahan Rimbo Pengadang Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong, tertutup tanah longsor, Jumat sore (18/3). Akibatnya kemacetan di akses utama Curup menuju Lebong, tak terhindarkan.

Laporan yang diterima RMOLBengkulu, Longsor yang terjadi di kawasan tersebut terjadi sekitar pukul 17.05 WIB. Beruntung peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa.

Kepala BPBD Lebong, Fakhrurrozi Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Hendera saat dikonfirmasi membenarkan adanya bencana tersebut. Atas informasi itu dirinya bersama petugas lainnya menuju ke lokasi untuk menyingkirkan material longsor dari badan jalan secara manual.


Namun demikian, kemacetan yang sempat terjadi sekitar satu jam itu dapat diatasi dengan sistem buka tutup oleh petugas di lapangan.

"Alhamdulillah ruas jalan itu sudah dapat dilalui. Ini berkat bantuan dari masyarakat yang ikut membantu membersihkan bongkahan tanah dengan alat seadanya," katanya, Sabtu (19/3).

Dia menyebutkan, wilayah itu sudah menjadi langganan. Terutama ketika hujan turun. Hanya saja, material yang turun kali ini tidak terlalu parah. Ketinggian yang terjadi itu mencapai 2 meter dengan panjang 20 meter. Bahkan, di wilayah tersebut terjadinya banjir yang menggenangi seluruh badan jalan.

"Karena proses evakuasi berjalan cukup lama, kurang lebih selama satu jam, tapi saat ini pengendara baik roda dua dan roda empat sudah bisa melewati jalur tersebut," ucapnya.

Atas peristiwa tersebut ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di jalan tersebut. Terlebih lagi saat hujan turun.

"Meski sudah bisa di lalui namun kira tetap mengimbau para pengendara selalu berhati hati dikarenakan saat ini jalan itu masih licin dikarenakan masih tersisanya beberapa  material longsor," imbuhnya.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya