Berita

Sekretaris DPC PPP Ngawi Syamsul Wathoni saat menerima SK dari Ketua DPW PPP Jatim Hj Mundjidah Wahab/Ist

Nusantara

Demi NU, Petinggi Gerindra Ngawi Pindah ke PPP

SABTU, 19 MARET 2022 | 23:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Salah satu petinggi DPC Partai Gerindra Kabupaten Ngawi, Awan Sutiknar kini pindah gerbong partai politik. Wawan sapaan akrabnya berlabuh di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Bahkan, nama Wawan juga tertera dalam SK DPP PPP nomor 0251/SK/DPP/C/II/2022 tentang Susunan Kepengurusan DPC PPP Kabupaten Ngawi, tertanggal 25 Februari 2022. Namun, untuk Wawan baru menerima SK dari DPP PPP Jawa Timur tertanggal 2 Maret 2022 lalu.

Sekretaris DPC PPP Ngawi Syamsul Wathoni membenarkan bahwa Wawan memang telah bergabung dengan PPP. Sama halnya dengan dirinya yang sama-sama berjuang membesarkan PPP di Ngawi.


Pria yang karib disapa Toni ini, menyebutkan keberadaan Wawan di partai berlogo Kabah ini bukan kader biasa.

"Jabatan barunya itu, sebagai Ketua Bidang OKK DPC PPP Ngawi. Kami pada prinsipnya menyambut baik hadirnya Mas Wawan di PPP karena beliau itu kader NU tulen," terang Toni dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu, (19/3).

Toni mengungkapkan, dengan kehadiran Wawan telah membawa angin segar di kalangan nahdliyin dan masyarakat umum. Sejatinya PPP Ngawi telah memberi ruang seluas-luasnya bagi siapapun yang ingin bergabung.

"Bahkan, kami beri karpet merah para Gus dan aktifis NU menjadi bagian dari kami untuk maju sebagai calon legislatif dari PPP," imbuh Toni.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Ngawi Mahfud Rohani merasa yakin pada Pemilu 2024 berhasil meraih suara signifikan. Hal ini dipangaruhi gelombang besar sejumlah tokoh yang bergabung dengan PPP.

"Di kepengurusan ini ada kader yang dulu sudah malang melintang di dunia politik. Terbaru ada juga mantan Ketua KPU Ngawi seperti Mas Toni. Adapun alasannya ingin memperjuangkan kepentingan warga nahdliyin, dan memperkuat partai Islam," pungkas Mahfud Rohani.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya