Berita

Lohia Boe Samuel/Net

Dunia

Anggota Parlemen Papua Nugini Didakwa Menembak Mati Seorang Pria di Port Moresby

SABTU, 19 MARET 2022 | 23:35 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Anggota parlemen Papua Nugini telah didakwa melakukan pembunuhan, setelah menembak mati seorang pria di sebuah restoran di ibukota Port Moresby pada pekan lalu.

Polisi telah menuduh bahwa Lohia Boe Samuel, anggota parlemen untuk Moresby North-West, telah menembak mati Robert Jerry di restoran Fushion 2 di Port Moresby pada Jumat lalu (11/3). Hal ini terjadi ketika Lohia sedang makan bersama Jerry dan pria lain.

Anthony Wagambie, asisten komisaris polisi mengatakan, bahwa insiden itu terjadi antara pukul 19.00 hingga 20.00 waktu setempat pada Jumat lalu.


"Penyidik harus mengumpulkan informasi dan bukti sebelum melakukan penangkapan hari ini,” ujar Wagambie seperti dilansir The Guardian, Jumat (18/3)

Wagambie kemudian mengatakan, polisi menuduh bahwa senjata api itu dimiliki dan dilisensikan kepada Samuel.

“Anggota parlemen (Samuel) kini diundang ke kantor Polisi Boroko dan dikawal ke bagian Pembunuhan NCD dan didakwa dengan pasal 300 ayat (1) (b)(ii) KUHP PNG,” ujarnya.

Bagian itu berlaku untuk tindakan yang dilakukan untuk tujuan yang melanggar hukum dan cenderung membahayakan kehidupan manusia, terlepas dari niat pelaku.

Wagambie mengatakan pria lain yang hadir pada saat kejadian juga didakwa sebagai kaki tangan dalam kasus pembunuhan tersebut.

Pria itu belum disebutkan namanya.

Baik Samuel dan pria lainnya saat ini ditahan di kantor polisi Boroko dan telah ditolak permintaan jaminan hukumnya.

Robert Jerry, usia 38 tahun, dari Morobe meninggalkan seorang istri dan tujuh anak kecil. Yang termudanya adalah bayi berusia tujuh bulan.

Sedangkan Samuel adalah, anggota parlemen Papua Nugini periode pertama, yang telah terpilih menjadi anggota parlemen tahun lalu dalam pemilihan sela.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya