Berita

Anak-anak peserta vaksinasi Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Aceh/Ist

Nusantara

Kunci Aman Omicron BA.2, Binda Aceh: Terapkan Prokes dan Ikut Vaksinasi

SABTU, 19 MARET 2022 | 21:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Deteksi masuknya varian Omicron BA.2, menjadi perhatian tersendiri bagi Badan Intelijen Negara (BIN). Tidak terkecuali, BIN Daerah Aceh yang menggencarkan vaksinasi untuk masyarakat Tanah Rencong.

Kepala BIN Daerah Aceh, Andi Roediprijatna W. mengatakan, vaksinasi kali ini digelar di 23 wilayah dengan menyediakan dosis pertama hingga booster.

Dua pekan terakhir, kata Andi, memang positivity rate terus menurun. Sehingga, tren tersebut harus terus dipertahankan agar bisa ke bawah lima persen sebagaimana standar aman menurut WHO.


"Dengan vaksinasi, kita bisa berharap akan ada peningkatan imunitas untuk semua golongan umur secara merata. Ini perlu segera dilakukan, terutama karena subvarian baru omicron BA.2 yang menular lebih cepat sudah ditemukan di Indonesia," ujar Andi dalam keterangannya, Sabtu (19/3).

Menurutnya, hasil penelitian sejauh ini menunjukkan vaksinasi terbukti dapat menurunkan risiko sakit parah dan kematian akibat paparan Covid-19.

"Tujuan kita adalah positivity rate yang turun juga diikuti penurunan bed occupancy rate atau BOR serta fatality rate. Dengan demikian mudah-mudahan masyarakat bisa aman menjalankan kegiatan ekonomi dan keagamaan jelang dan selama Ramadhan nanti," terangnya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi secara berkala. Vaksin aman dan teruji secara klinis oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan terbukti memberi kemaslahatan bagi masyarakat.

"Peran serta masyarakat juga sangat diperlukan dalam mencegah penyebaran varian baru Omicron dengan disiplin menerapkan prokes 5M dan mau divaksin," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya