Berita

Kegiatan vaksinasi Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Bali/Ist

Nusantara

Gencarkan Vaksinasi, Cara Binda Bali Cegah Penyebaran Subvarian Omicron BA.2

JUMAT, 18 MARET 2022 | 22:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Bali semakin menggencarkan vaksinasi untuk mencegah penularan Covid-19. Khususnya subvarian Omicron BA.2 yang sudah masuk ke Indonesia.  

Kepala Bagian Dukungan dan Operasional (Kabagdukop) Binda Bali, Kombes Pol Benny Pramono menerangkan, saat ini vaksinasi digelar di 11 titik wilayah. Adapun target capaiannya yakni sebanyak 8.000 dosis setiap hari.

"Per hari Binda Bali menuntaskan 8.000 dosis vaksin di beberapa tempat di Bali," ujar Benny dalam keterangan tertulis, Jumat (18/3).


Dia meyakini, upaya vaksinasi yang massif akan mampu mencegah secara signifikan resiko penularan Covid-19. Terlebih lagi, saat ini subvarian baru yang menular lebih cepat lagi telah ditemukan di Indonesia, yaitu Omicron BA.2.

Pertahanan masyarakat, menurut Benny Pramono, harus terus diperkuat, fenomena turunnya positivity rate di Pulau Dewata harus berlanjut, dan angka fatalitas juga harus ditekan.

"Kita melayani dari dosis satu, dua, hingga tiga atau booster," katanya.

Selain mencegah sebaran varian Omicron BA.2, lanjutnya, Binda Bali berharap dengan vaksinasi lengkap akan membuat masyarakat akan lebih kebal dan dapat beraktifitas dengan lebih aman.

"Dengan demikian, semoga vaksinasi khususnya di Kota Denpasar cepat tuntas sehingga masyarakat dapat berkegiatan dan memperoleh kekebalan kelompok. Kegiatan pariwisata bisa bangkit kembali, dan perekonomian bergulir lagi," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya