Berita

Kegiatan vaksinasi Badan Inteligen Negara Daerah (Binda) Riau/Ist

Nusantara

Taat Prokes Walau Sudah Vaksin, Binda Riau: Tanpa Dukungan Masyarakat, Penanganan Pandemi Tak Maksimal

KAMIS, 17 MARET 2022 | 13:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Inteligen Negara Daerah (Binda) Riau terus melakukan akselarasi vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 di samping masyarakat umum, tanpa terkecuali kelompok lanjut usia (lansia).

Kepala Binda Riau Bigjen TNI Animo Setya Budi mengatakan, peningkatan cakupan vaksinasi Covid-19 nasional yang dibarengi dengan pelaksanaan protokol kesehatan, menjadi syarat penting untuk menjaga ketahanan masyarakat sekaligus memulihkan perekonomian nasional.

Khusus di Riau, dikatakan Amino Setya Budi, Binda Riau menargerkan distribusi 8.000 dosis vaksin per hari. Katanya, akselerasi vaksinasi terus diupayakan agar kekebalan komunal di Riau dapat segera tercapai.


“Vaksinasi massal yang dicanangkan oleh Binda Riau tersebut menyasar 8.000 masyarakat per hari, untuk usia anak (6-11 tahun) dan masyarakat umum,” kata Amino dalam keterangan tertulis, Kamis (17/3).

Lebih lanjut, Amino mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Penerapan prokes ini, berlaku bagi siapapun termasuk yang sudah divaksin.

“Penegakan disiplin protokol kesehatan dan upaya penanganan COVID-19, tidak akan maksimal bila tidak ada dukungan balik dari masyarakat sendiri," terangnya.

Sebagai informasi, pemerintah memasang target total vaksinasi Covid-19 secara nasional sebanyak 208.265.720 penduduk.

Dari total sasaran Covid-19 tersebut, secara nasional hingga Rabu (16/3), vaksinasi dosis pertama telah mencapai telah 93,10 persen.

Sedangkan tingkat vaksinasi dosis kedua mencapai 73,18 persen serta vaksinasi ketiga atau booster baru 7,31 persen.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya