Berita

Gurubesar Ilmu Hukum Unpar, Asep Warlan Yusuf/Net

Nusantara

Asep Warlan Yusuf Wafat, Unpar Kehilangan Gurubesar sekaligus Cendekiawan Hukum

SELASA, 15 MARET 2022 | 14:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabar duka bagi keluarga besar Universitas Parahyangan (Unpar), Bandung. Gurubesar Unpar, Profesor Asep Warlan Yusuf, meninggal dunia pada Selasa (15/3). Asep Warlan dikenal sebagai Gurubesar dan cendekiawan Ilmu Hukum yang cerdas dan bersahabat.

Begitu disampaikan Rektor Unpar, Mangadar Situmorang, dalam keterangan pers yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (15/3).

Mangadar menyampaikan dukacita yang mendalam atas kepulangan Prof Asep Warlan Yusuf.


"Prof Asep merupakan seorang gurubesar, intelektual, dan cendekiawan ilmu hukum yang sangat cerdas, piawai, sekaligus sangat bersahabat. Beliau merupakan figur cendekiawan yang tidak saja berkutat dengan tugas pengajaran dan pendidikan," tutur Mangadar.

Mangadar menambahkan, Prof Asep dikenal seorang peneliti dan pegiat akademik yang dikenal forum akademik, baik di tingkat Jawa Barat maupun secara nasional. Prof Asep memiliki jejaring kerja yang sangat luas dan teman serta sahabat almarhum ada dimana-mana. Bahkan lintas ilmu, lintas organisasi, lintas agama, dan dan lintas etnis.

"Beliau adalah seorang ilmuan hukum yang sangat cerdas, kritis, tetapi tetap terbuka dan menghargai berbagai ragam perbedaan pendapat. Pendapat hukumnya atas berbagai isu kenegaraan, politik, dan pembangunan sangat dinanti oleh banyak pihak dan menjadi sumber pencerahan," tutur Mangadar.

Bagi Unpar, Prof Asep Warlan Yusuf adalah guru dan sekaligus sahabat, baik bagi sesama dosen, tenaga kependidikan maupun para mahasiswa. Dengan pengetahuannya yang sangat luas, yang ditandai dengan kecintaannya pada budaya leluhur kesundaannya, serta kepribadiannya yang sangat hangat dan bersahabat.

"Prof Asep selalu tampil sebagai pribadi yang ceria, suka ngabodor, bercanda. Pribadi yang luar biasa. Dengan gayanya yang sangat khas, perbedaan pendapat atau bahkan pertentangan pandangan yang sangat tajam bisa segera diredakan dan menjadi cair," ujarnya.

"Sebagai seorang muslim yang sangat soleh, Prof. Asep juga menunjukkan keteladanan kemanusiaan yang luar biasa, khususnya dalam menghargai perbedaan," imbuh Mangadar.

Menurut Mangadar, setiap orang yang mengenal beliau dengan baik, akan sangat merasa kehilangan.

"Selamat jalan Prof Asep Warlan. Terima kasih atas kebaikan dan keteladanan kecendekiawanan dan kemanusiaan. Semoga bapak beristirahat damai di surga," pungkas Mangadar.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya