Berita

Hitungan sementara, Presiden Joko Widodo memperkirakan biaya pembangunan IKN Nusantara mencapai Rp 466 triliun/Ist

Nusantara

Hitungan Sementara Jokowi, Rp 466 Triliun Habis untuk Bangun IKN Nusantara

SELASA, 15 MARET 2022 | 11:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dana pembangunan Ibukota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur sudah mulai dihitung-hitung Presiden Joko Widodo, meskipun masih perkiraan kasar. Angkanya nyaris mencapai Rp 500 triliun.

"Hitungan sementara Rp 466 triliun," ujar Jokowi dalam keterangan pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (15/3).

Jokowi menerangkan, sumber pendanaan pembangunan IKN nantinya akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), antara 19-20 persen.


"Dan sisanya bisa berasal dari PDB, berasal dari KPBU, berasal dari murni investasi sektor swasta, bisa juga dari BUMN, atau bisa juga menerbitkan obligasi publik," paparnya.

Mantan Walikota Solo ini menambahkan, sumber pendanaan pembangunan IKN Nusantara akan dicari semaksimal mungkin oleh pemerintah lewat Badan Otorita IKN Nusantara.

"Saya kira kita ingin otorita ini fleksibel dan lincah mendapatkan skema pendanaan dari berbagai skema yang ada," demikian Jokowi.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya