Berita

Logo halal MUI/Net

Nusantara

Tak Semua Pengusaha di Aceh Harus Ganti Logo Halal

SELASA, 15 MARET 2022 | 08:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kehadiran logo halal baru yang dikeluarkan Kementerian Agama RI ditanggapi dingin oleh para ulama di Aceh. Bahkan, para pengusaha di Aceh diminta tetap menggunakan logo halal yang lama.

Disampaikan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali alias Lem Faisal, para pengusaha Aceh tidak perlu mengganti logo halal yang dikeluarkan lembaganya. Logo yang dipakai saat ini masih berlaku hingga lima tahun ke depan.

"Walaupun logo halal yang baru sudah ditetapkan, tetapi logo MUI yang ada tetap berlaku hingga lima tahun," jelas Faisal Ali kepada Kantor Berita RMOLAceh, Senin (14/3).


Lem Faisal menambahkan, logo halal yang dikeluarkan oleh Kemenag itu adalah amanah undang-undang. Namun masyarakat Aceh juga memiliki kewenangan untuk mengaudit kehalalan produk yang beredar di Aceh.

Untuk menetapkan kehalalan di Aceh, lanjutnya, berlandaskan pada Qanun Nomor 8 Tahun 2016 tentang Sistem Jaminan Produk Halal. Aturan ini juga mencantumkan sejumlah kewenangan kepada Aceh dalam menetapkan produk halal yang akan diedarkan kepada masyarakat.

Sehingga logo halal yang baru dikeluar oleh Kemenag tidak berlaku untuk seluruh pemilik usaha di Aceh. Di sini, tegas Lem Faisal, yang berlaku tetap logo halal yang dikeluarkan oleh MPU Aceh.

Sedangkan pengusaha yang distribusi barang dagangannya ke tingkat nasional, tetap harus mengikuti kewajiban logo yang baru dikeluarkan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya