Berita

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi/Net

Politik

Soal Minyak Goreng, Mendag Minta Masyarakat Tidak Panic Buying

JUMAT, 11 MARET 2022 | 22:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Isu kelangkaan minyak goreng yang belakangan terjadi diharapkan tidak memicu masyarakat melakukan pembelian dengan jumlah besar atau panic buying

"Saya imbau masyarakat tidak perlu panic buying. Beli secukupnya. Kalau biasanya kebutuhan empat liter untuk satu rumah, ya tidak usah beli sampai  tiga karton," kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam keterangannya, Jumat (11/3).

Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir soal stok minyak goreng mengingat pemerintah terus mengupayakan ketersediaan stok. Mendag juga memastikan akan menindak tegas pelaku penimbunan minyak goreng yang mengakibatkan harga melonjak.


"Pemerintah terus mendorong pemerataan distribusi minyak goreng di seluruh Indonesia, mengingat pasokan sebenarnya sudah cukup melimpah," lanjutnya.

Sejumlah kemungkinan ia sampaikan terkait penyebab kelangkaan minyak goreng di pasaran. Mulai dari kebocoran untuk industri yang kemudian dijual dengan harga tinggi, sampai dugaan penyelundupan sejumlah oknum.

"Hasil timbunan itu bahkan dijual ke luar negeri dengan harga yang berlaku di tingkat global, ini sudah melanggar hukum," urai Lutfi.

Di sisi lain, Badan Pangan Nasional telah menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah lembaga dan pelaku usaha. Hasilnya, disepakati pencantuman label harga di kemasan minyak goreng.

Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

"Semua pihak yang berkepentingan, khususnya para pelaku usaha minyak goreng perlu duduk bersama menyamakan semangat untuk memberikan service level yang baik kepada masyarakat," kata Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya