Berita

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil/Ist

Politik

Terus Tingkatkan Indeks, Ridwan Kamil Minta Seluruh Kepala Daerah di Jabar Aktif dalam Pencegahan Korupsi

JUMAT, 11 MARET 2022 | 08:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perbaikan indeks pemberantasan korupsi menjadi komitmen yang akan dijalankan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Salah satu caranya adalah dengan tindakan pencegahan dari dalam pemerintahan.

Hal tersebut disampaikan Ridwan Kamil saat menghadiri Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Kepala Daerah se-Jawa Barat Tahun 2022 di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (10/3).

"Dari pemberitaan media, pemberantasan korupsi mayoritas dari bentuk penindakan. Nah, supaya tidak terjadi hal itu, maka kita berikhtiar menutupi lubang-lubang potensi terjadinya praktik seperti itu (korupsi)," kata Emil, sapaan akrabnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Dalam kesempatan tersebut, Emil juga memberikan arahan kepada para kepala daerah kota/kabupaten di Jawa Barat agar turun langsung dalam penanganan, sehingga indeks pemberantasan korupsi bisa turun.

"Ada beberapa indeks naik turun itu karena pemimpinnya tidak turun. Kalau pemimpinnya turun, satu rombongan birokrasinya semangat. Tapi kalau pemimpinnya diam saja, enggak ngecek, enggak pernah ke lapangan, enggak memotivasi, pasti indeksnya biasa-biasa saja," paparnya.

Saat ini, terangnya, political will Jawa Barat menjadi yang terbaik se-Indonesia dengan skor Pedoman Monitoring Center for Prevention (MCP) 2021 mencapai 94,55. Karena itu, Emil mengajak kepala daerah untuk bekerja sama lebih intensif dalam mencegah praktik korupsi.

"Bila Jawa Barat saja yang juara, maka itu baru dapur kita (Pemda Provinsi Jabar). Kalau 27 kabupaten dan kotanya tidak sama pencapaiannya, ya pekerjaan rumah kita belum selesai," kata dia.

"Saya sebagai 'Bapak' sudah memberi contoh, bahwa Provinsi Jabar sudah sangat baik dalam antisipasi korupsi," tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya