Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

Samakan IKN dengan Proyek Rorojonggrang, PKS: Mengelola Ekspektasi Presiden Itu Berat

KAMIS, 10 MARET 2022 | 11:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penunjukan Kepala Otorita Ibukota Negara (IKN) Nusantara harus benar-benar dilakukan Presiden Joko Widodo dengan hati-hati. Sebab, tugas Kepala IKN berat dan sangat berisiko.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera berujar, Kepala Otorita IKN tugasnya berat, yakni mengelola ekspektasi Presiden Jokowi yang sangat tinggi.

Apalagi, megaproyek IKN membutuhkan anggaran fantastis. Jika salah kelola, bukan tidak mungkin anggaran yang ditaksir mencapai Rp 466 triliun bisa membengkak.


"Semua yang dipilih Pak Jokowi punya beban berat. Mengelola ekspektasi Presiden yang tinggi, publik yang belum pro hingga anggaran yang besar (Dana negara yang mestinya untuk rakyat sebagian dialihkan untuk proyek ini)," kata Mardani Ali Sera dikutip dari akun Twitternya, Kamis (10/3).

"Proyek seperti kisah Rorojonggrang ini butuh pemimpin berkarakter kuat," tambah Mardani.

Rencananya, Presiden Joko Widodo akan melantik Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN Nusantara sore nanti. Mardani pun tak mempermasalahkan sosok yang akan dipilih, asalkan benar-benar punya kemampuan mumpuni.

"Asal parpol atau nonparpol tidak masalah. Ini proyek besar dan berisiko. Salah pilih nakhoda cost-nya besar," tegasnya.

Kepala Otorita IKN, kata dia, harus punya kapasitas dan integritas.

"Kapasitasnya dua: leadership dan manajerial. Leadership akan memudahkan kolaborasi dan arah pembangunan. Manajerial membuat semua detail. Bisa dikontrol," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya