Berita

Stafsus Ketua Komite I DPD RI, Muliansyah Abdurrahman/Ist

Politik

Pemerintah Jangan Lupakan Kontribusi Empat Kerajaan di Maluku Utara

SENIN, 07 MARET 2022 | 17:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indonesia sebagai negara yang sudah merdeka tak semestinya melupakan sejarah dan peran kerajaan-kerajaan yang turut berjuang melawan penjajahan.

Di Indonesia timur, khususnya Maluku Utara, setidaknya ada empat kerajaan aktif yakni Kerajaan Ternate, Tidore, Bacan, dan Jailolo. Keempat kerajaan ini turut andil dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Namun sayang, keempat kerajaan ini kini kondisinya cukup memprihatinkan. Hal itu disampaikan tokoh muda sekaligus stafsus Ketua Komite I DPD RI, Muliansyah Abdurrahman usai melakukan kunjungan ke kesultanan Ternate dan Tidore, Minggu kemarin (6/3).


"Saya begitu prihatin atas ketidakperhatian pemerintah terhadap 4 kerajaan aktif di Maluku Utara ini. Padahal mereka memiliki andil besar terhadap kemerdekaan Republik Indonesia," kritik Muliansyah dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/3).

Muliansyah yang juga Staf Khusus Ketua Komite I DPD RI ini meminta kepada pemerintah untuk bertanggung jawab atas keberlangsungan empat kerajaan itu.

Minimal, kata dia, pemerintah bisa memberi perhatian dan adil kepada Ternate, Tidore, Bacan, dan Jailolo, sebagaimana pemerintah memperhatikan daerah lain.

"Pemerintah harus bertanggung jawab dan berterima kasih kepada empat kerajaan di Malut. Karena dengan empat kerajaan itulah, wilayah-wilayah Maluku dan Papua menjadi bagian dari NKRI," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya