Berita

Angelina Sondakh/Net

Politik

Angelina Sondakh: Saya Tidak akan Ikut Berpolitik Praktis Lagi

SENIN, 07 MARET 2022 | 14:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Mantan anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh memutuskan untuk tidak terjun ke dunia politik lagi.

Kabar tersebut ia sampaikan kepada publik setelah keluar dari Lapas Perempuan Jakarta sejak Kamis pagi (3/3).

Sosok Puteri Indonesia 2001 itu nantinya akan lebih fokus menghabiskan waktunya bersama keluarga yang sudah ia tinggalkan 10 tahun lamanya.  


"Untuk saat ini saya tidak akan ikut berpolitik praktis lagi, keluarga yang menjadi fokus utama. Terima kasih untuk doa dan dukungan teman-teman," tegas Angelina Sondakh dikutip dari akun Twitternya, Senin (7/3).

Angelina sebelumnya tersandung kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games 2011 di Palembang pada 3 Februari 2012 lalu. Saat itu, ia berkedudukan sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Fraksi Demokrat.

Ia ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas kasus yang juga menjerat mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

Angelina Sondakh dovonis 4 tahun 6 bulan penjara pada tingkat pertama Pengadilan Tipikor pada 10 Januari 2013. Angelina lalu mengajukan Kasasi ke MA namun justru diperberat hukuman menjadi 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta pada 20 November 2013.

Masih belum terima, Angelina Sondakh mengajukan peninjauan kembali (PK) ke MA. MA akhirnya mengabulkan PK Angelina, sehingga mengurangi vonis menjadi pidana penjara 10 tahun dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Namun, Angelina Sondakh tetap dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi melanggar Pasal 12a Juncto Pasal 18 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

Pada PK di MA tersebut, selain pidana penjara dikurangi dua tahun dari putusan Kasasi, Majelis PK MA juga mengurangi uang pengganti. Sehingga akhirnya, Angelina menjalani pidana penjara selama 10 tahun dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya