Berita

Pasukan Ukraina bersiaga di Odesa/Reuters

Dunia

Lebih dari 1,5 Juta Pengungsi Melarikan Diri dari Ukraina dalam 10 Hari Terakhir, Krisis Terbesar Sejak Perang Dunia II

MINGGU, 06 MARET 2022 | 22:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Invasi Rusia ke Ukraina yang dilancarkan sejak akhir Februari lalu membuat cemas banyak warga negara tersebut.

Akibatnya, tidak sedikit dari warga Ukraina yang bergegas untuk angkat kaki dari negaranya karena kekhawatiran akan keamanan dan keselamatan mereka.

Menurut data PBB terbaru yang dirilis akhir pekan ini (Minggu, 6/3), jumlah orang yang melarikan diri dari Ukraina telah mencapai 1,5 juta.


Dalam cuitan di Twitter, PBB menyebut bahwa ini adalah krisis pengungsi dengan pertumbuhan yang sangat cepat.

“Lebih dari 1,5 juta pengungsi dari Ukraina telah menyeberang ke negara-negara tetangga dalam 10 hari, krisis pengungsi dengan pertumbuhan tercepat di Eropa sejak Perang Dunia II,” begitu bunyi pernyataan PBB.

Pasukan Rusia, menurut laporan intelijen Inggris, kerap menargetkan serangan ke daerah penduduk di Ukraina.

“Skala dan kekuatan perlawanan Ukraina terus mengejutkan Rusia,” begitu laporan intelijen Inggris dalam pembaruan pada akhir pekan ini, sebagaimana dimuat Al Jazeera.

Pasukan Rusia utamanya menargetkan daerah berpenduduk di beberapa lokasi, termasuk Kharkiv, Chernihiv dan Mariupol.

Di sisi lain, Moskow telah berulang kali membantah bahwa pihaknya menargetkan wilayah sipil.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya