Berita

Tokoh politik nasional, Rizal Ramli/Net

Politik

Pak Mahfud... Rizal Ramli Saja Tetap Mengakui Jasa Soeharto Meski Pernah Dipenjara 1,5 Tahun

SABTU, 05 MARET 2022 | 15:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dugaan penghapusan peran Soeharto dalam sejarah peristiwa Serangan Umum 1 Maret sebagian pihak geleng-geleng kepala, tak terkecuali tokoh sekaliber Rizal Ramli.

Rizal Ramli yang terkenal vokal sejak masih muda itu mengaku heran dengan kabar tidak adanya nama Presiden Kedua RI itu dalam peristiwa SU 1 Maret 1949 sebagaimana diterbitkannya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 2 tahun 2022 tentang Hari Penegakan Kedaulatan Negara.

Dalam Keppres, dicantumkan nama tokoh-tokoh yang dianggap berperan dalam peristiwa Serangan Umum 1 Maret. Tapi nama Soeharto disebut tidak tercantum dalam Keppres meski tercatat dalam buku-buku sejarah Soeharto yang memimpin serangan itu.


Hal itu tentu mengagetkan bagi Rizal Ramli. RR, sapaannya, mengaku hingga saat ini tetap memberi penghargaan tinggi kepada Soeharto meski memiliki pengalaman kelam di masa pemerintahan Presiden kedua RI itu.

"Saya dipenjara Pak Harto 1,5 tahun di penjara militer dan Sukamiskin, (karena) oposisi terhadap sistem otoriter Pak Harto. Tapi tetap mengakui jasa Pak Harto pada Serangan Umum 1 Maret," kata Rizal Ramli kepada redaksi, Sabtu (5/2).

Ia lantas mempertanyakan ketiadaan nama Soeharto kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

"Mas Mahfud MD, kok segitunya sih, sampai ngapusi jasa Pak Harto. Ngono ya ngono, ning ojo ngono," tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya