Berita

Tentara Ukraina di perbatasan/Net

Politik

Dosen UI: Perang Rusia Vs Ukraina Memiliki Konsekuensi Sistemik dan Ketidakstabilan

SABTU, 05 MARET 2022 | 09:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketegangan di Rusia dan Ukraina suka tidak suka turut berdampak pada kondisi global, tak kerkecuali bagi Indonesia.

Dosen Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Shofwan Al Banna Choiruzzad menjelaskan, ketegangan Rusia Vs Ukraina sangat kompleks lantaran perkembangan kedua negara cukup dinamis.

“Situasi politik dalam menghadapi perang Rusia-Ukraina tentu akan memiliki konsekuensi sistemik yang besar bagi sistem internasional," tutur Shofwan Al Banna dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/3).


Lebih jauh, ia berpandangan bahwa kondisi dunia saat ini masuk fase hegemonik.

Teori Stabilitas Hegemoni, kata dia, umumnya menyebut negara hanya dapat bekerja sama secara ekonomi satu sama lain ketika kekuatan hegemonik memegang ikatan secara ekonomi atau militer.

"Saat ini, kita memasuki fase hegemonik, di mana fase dalam ketidakstabilan," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya