Berita

Relawan pendukung Erick Thohir menggagas gerakan Bicara Benar untuk Erick Thohir (Bibir)/Ist

Politik

Dukung Erick Thohir 2024, Relawan: Baik Katakan Baik, Pahit Katakan Pahit

KAMIS, 03 MARET 2022 | 18:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pergerakan kaum muda asal Bekasi yang kritis terhadap pemerintahan menginisiasi gerakan "Bicara Benar untuk Erick Thohir" (Bibir).

Gerakan relawan ini mengajak kaum muda dan masyarakat yang kritis untuk berbicara benar dalam mendukung pemimpin seperti Erick Thohir di pemilihan presiden (Pilpres) pada 2024.

“Baik katakan baik, kurang baik katakan kurang baik. Ini sebuah platfrom baru dalam berkampanye mendukung Erick sebagai wakil kaum muda dan generasi kreatif," kata penggagas Bibir, Yulius Ari Anggoro dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/3).


Ari mengurai, dari sekian banyak sosok yang mulai ditampilkan menjelang Pilpres 2024, Menteri BUMN itu menjadi kandidat yang patut diperhitungkan. Selain muda, kinerja Menteri BUMn juga sudah terbukti bersih.

"Menteri BUMN ctranya bersih dan tegas membasmi ‘tikus-tikus’ BUMN. Salah satunya ketika beliau membongkar skandal korupsi Rp 39,59 triliun di Jiwasraya dan Asabri, yang sebelumnya tak tersentuh hukum," tutur Yulius.

Selian itu, prinsip AKHLAK yang digagas Erick untuk diterapkan pada semua perusahaan plat merah juga langkah tepat karena berdampak pada kinerja perusahaan.

Hal itu dibuktikan dengan naiknya pendapatan BUMN dari Rp 13 triliun pada tahun 2020 menjadi Rp 61 triliun pada tahun 2021 di masa kepemimpinan Erick.

“Di sela kesibukannya mengurus perusahaan negara, ia juga sangat konsentrasi pada pengembangan generasi muda dan dunia olahraga," paparnya.

“Ingat, kita hanya akan bicara yang benar saja, tanpa gombal apa lagi janji manis. Pahit katakan pahit dan sampaikan kritik yang membangun," tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya